Kebun Perbekalan Ohoi Wajib Menjadi Program prioritas OPD Teknis tahun 2027
- 12 Mar 2026 08:54 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur – Penguatan ketahanan pangan Maluku Tenggara harus berjalan selaras dengan program nasional swasembada pangan yang telah digagas Pemerintahan Prabowo – Gibran (Presiden dan Wakil Presiden). Bupati Maluku Tenggara, M. Taher Hanubun meminta semua Ohoi (Desa) harus mengembangkan kebun perbekalan sebagai benteng pertahanan pangan masyarakat, Kamis (12/3/2026).
Menurut Hanubun, Kebun perbekalan bukan program baru, yang asing lagi, sehingga hal ini perlu dihidupkan kembali, dan memberikan dukungan teknis yang memadai kepada petani di setiap Ohoi. Program ini kedepan nantinya akan menjadi penyangga ketersediaan pangan ditingkat komunitas yang lebih mendasar.
Bupati tegaskan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan agar program pendampingan dan pembinaan perbekalan kebun menjadi salah satu program prioritas dalam rencana kerja tahun 2027.
Bukan hanya kampanye dan sosialisasi tetapi lakukan pendampingan teknis yang nyata, terkait pemberian bibit, pupuk, teknik budidaya hingga pemantauan perkembangan di setiap Ohoi, serta melakukan koordinasi dengan Dinas PMD untuk memastikan program ini bergerak secara masif dan merata.
Hanubun juga menegaskan, pendampingan OPD Teknis terhadap upaya peningkatan Produktivitas Petani,menjadi indikator unggulan untuk memicu tingkat kualitas dan kuantitas produksi yang berkelanjutan, membangun Suplus pangan di setiap sentra- sentra produksi guna mewujudkan ketahanan pangan yang menjadi program strategis nasional.
Penguatan Ketahanan pangan harusi ditopang Kolaborasi Lintas Sektor untuk menggerakan seluruh sumber daya yang dimiliki, termasuk alur Aksesibilitas Produksi yang merata, ditunjang infrastruktur yang optimal, juga penggunaan Pola pertanian dengan penerapan teknologi, sejalan realisasi Alat Produksi pertanian (ALSINTAN), yang mengarah pada lokomotif bidang Agraris di seluruh Wilayah kecamatan.