Bupati Maluku Tenggara; Rencan Kerja OPD harus selaras dengan RKPD

  • 11 Mar 2026 11:17 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Forum Perangkat Daerah adalah salah satu tahapan paling penting dalam siklus perencanaan pembangunan karena melalui forum inilah aspirasi masyarakat bertemu dengan perspektif teknis organisasi perangkat daerah (OPD), untuk menghasilkan rencana kerja yang selaras dengan kebijakan daerah, dan menjadi jawaban permasalahan masyarakat. Hal ini sampaikan Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, pada pembukaan forum lintas perangkat daerah penyusunan rencana kerja OPD tahun 2027, di Aula kantor bupati, rabu 11/03/2026.

Dia menegaskan, rencan kerja (Renja), harus selaras dengan arah RKPD yang mengacu pada RPJMD, sehingga dapat berkontribusi langsung bagi pencapaian visi besar yakni, Masyarakat Maluku Tenggara Mandiri, Cerdas, Demokratis dan Berkeadilan Menuju Maluku Tenggara Hebat. Untuk itu dirinya minta kepada seluruh Kepala OPD dan jajaran perencanaan untuk dapat memastikan setiap program dan kegiatan yang masuk Renja 2027, wajib hukumnya memiliki benang merah yang jelas, searah dengan visi dan misi pemerintah daerah sehingga dapat berdampak langsung terhadap kemajuan daerah dan kesejateraan masyarakat.

“saya meminta kepada seluruh Kepala OPD dan jajaran perencana, pastikan setiap program dan kegiatan yang masuk dalam Renja 2027 memiliki benang merah yang jelas. Dari visi daerah, turun ke misi, turun ke tujuan, sampai ke sasaran Renstra, turun ke program dan kegiatan yang konkret, terukur, dan berdampak” Tutur Bupati Hanubun.

Dikesempatan itu juga Bupati menegaskan kepada Pimpinan OPD agar fokus pada program yang berdampak positif, bukan program yang banyak. Keterbatasan anggaran mengharuskan perangkat daerah agar lebih selektif dalam perencanaan, lebih baik sedikit program namun terukur, dan berdampak nyata dari pada banyak kegiatan yang masing-masing hanya bisa berjalan setengah hati karena anggaran yang terlalu tipis.

“Saya meminta kepada setiap Kepala OPD untuk berani memprioritaskan dan berani memangkas program yang tidak memberikan dampak yang signifikan” Katanya.

Rekomendasi Berita