Plt Sekda Malra Ahmad Dahlan Tamher Tutup Usia

  • 18 Feb 2026 18:05 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maluku Tenggara, Ahmad Dahlan Tamher, wafat pada Selasa, 17 Februari 2026, sekitar pukul 18.45 WIT. Ia mengembuskan napas terakhir di Masjid Agung Raudha, Langgur, seusai menunaikan salat Asar dan menunggu azan Magrib.

Kepergian pejabat eselon tertinggi ketiga di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara itu meninggalkan duka mendalam bagi jajaran birokrasi dan masyarakat. Almarhum baru menjabat sebagai Plt Sekda sejak Desember 2025 setelah sebelumnya memimpin Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Penunjukan Ahmad Dahlan Tamher sebagai Plt Sekda dilakukan langsung oleh Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, untuk masa jabatan sementara selama tiga bulan. Ia menggantikan pejabat definitif Bernadus Rettob yang memasuki masa purnabakti.

Bupati menyebut wafatnya almarhum memiliki makna tersendiri bagi umat Islam karena terjadi di rumah ibadah dan dalam keadaan berzikir. “Beliau menghembuskan napas terakhir di rumah Allah, setelah tahmid terucap dan menjelang azan Magrib,” kata Bupati Thaher saat upacara pelepasan jenazah.

Menurut Bupati Thaher, wafatnya Ahmad Dahlan Tamher di masjid pada waktu ibadah dipahami sebagai bentuk husnuzan kepada Allah SWT. Ia berharap peristiwa itu menjadi husnul khatimah bagi almarhum.

Prosesi pelepasan jenazah digelar secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara di pelataran Masjid Agung Raudha, Rabu (18/2/2026). Upacara tersebut diikuti jajaran OPD dan ASN, unsur TNI-Polri, Satpol PP, para camat, serta rekan alumni STPDN.

Semasa hidupnya, Ahmad Dahlan Tamher dikenal sebagai pemimpin yang rendah hati dan dekat dengan bawahan. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan Maluku Tenggara, Netty Dahlan Uar, menyebut almarhum tidak pernah memarahi staf dengan kata-kata kasar.

“Beliau memanggil kami adek sayang dan nona sayang, bekerja merangkul dengan hati,” ujar Netty. Ia mengaku sangat terpukul karena kehilangan sosok yang dianggap sebagai kakak sekaligus pemimpin yang bijak.

Sebagai Kepala Dinas Dukcapil, almarhum dinilai berjasa mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat hingga tingkat kecamatan. Pelayanan yang sebelumnya terpusat di Langgur kini dapat diakses di wilayah masing-masing.

Jenazah almarhum disemayamkan di kediaman pribadi di Dusun Faer, Kota Tual, sebelum dimakamkan di dekat keluarga. Ahmad Dahlan Tamher meninggalkan seorang istri, Ibu Wawasarowa, serta empat orang anak.

Selama 28 tahun mengabdi sebagai aparatur sipil negara, almarhum menerima sejumlah penghargaan dari pemerintah pusat. Di antaranya Satyalancana Karya Satya 10 Tahun dan 20 Tahun dari Presiden Republik Indonesia atas dedikasi dan loyalitasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....