Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian dan Kasih Kepada Sesama

  • 28 Sep 2026 15:33 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur - Dalam rangka menyongsong HUT ke-40 Wadah Pelayanan Laki-Laki Gereja Protestan Maluku, penyuluh Agama Kristen, Jesiska Manusiwa,S.Th bersama Panitia Pelaksanaan Hari-Hari Besar Gerejawi.

Salah satu Kegiatan yaitu Bakti Sosial dalam Aksi Donor Darah sebagai wujud kepedulian dan kasih kepada sesama yang dikolaborasikan bersama para Tim Medis RSUD Dr. P.P Magretti Saumlaki yang berlangsung di Gazebo Gereja Sejahtera, Senin (28/9/23026).

Kegiatan donor darah tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelayanan yang digagas, sebagai bentuk nyata menghadirkan nilai-nilai iman melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat menyonsong HUT Laki-Laki Gereja Protestan Maluku ke-40 dengan mengusung tema “Bersyukurlah dan Jangan Melupakan Tuhan”.

Baksos Harus Berdampak

Ketua Majelis Jemaat GPM Sejahtera, Pdt. Edwin Mairuhu, S.Si menyampaikan bahwa sebagai umat yang berkarya dalam pelayanannya kita harus mampu menyentuh dan berdampak langsung bagi kehidupan sesama manusia. Beliau melanjutkan melalui tema ini, aksi donor darah sebagai bentuk nyata dari ungkapan rasa syukur atas anugerah kehidupan.

Kepala Instalasi Laboratorium RSUD dr. P.P. Magretti Saumlaki, dr. Lambu Henderika Da Costa, Sp.PK., mengungkapkan bahwa kebutuhan darah di Tanimbar rata-rata mencapai 60 kantong setiap bulannya, dengan tingkat permintaan tertinggi pada golongan darah O.

Aksi sosial donor ini berhasil mengumpulkan 28 kantong darah dengan variasi golongan darah yang beragam, yang selanjutnya diserahkan langsung ke RSUD dr. P.P. Magretti Saumlaki. Sebuah kontribusi sederhana namun bermakna dalam menjaga asa dan nyawa sesama di Bumi Duan Lolat.

Donor Darah adalah Bukti Konkrit Panggilan Pelayanan

Manusiwa menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan momentum HUT, tetapi merupakan bentuk konkret dari panggilan iman untuk berbagi dan melayani.

Semangat tersebut menjadi pesan penting dalam pelaksanaan kegiatan. Donor darah dipandang sebagai tindakan sederhana yang dapat memberikan arti besar bagi kehidupan orang lain. Setetes darah yang diberikan dengan ketulusan dapat menjadi harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan pertolongan. Lanjutnya.

Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan membangun semangat pelayanan di tengah jemaat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, pelayanan gereja tidak hanya diwujudkan dalam ruang ibadah, tetapi juga hadir secara nyata di tengah kebutuhan masyarakat.

Aksi donor darah sekaligus menunjukkan bahwa semangat kebersamaan, kepedulian dan gotong royong dapat menjadi kekuatan dalam menghadirkan pelayanan yang berdampak dan diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus menumbuhkan budaya berbagi, memperkuat kepedulian sosial, serta menghidupi kasih Kristiani melalui tindakan nyata.

“Berbagi bukan tentang seberapa banyak yang kita miliki, tetapi tentang seberapa tulus kita memberi. Karena dalam setetes darah yang diberikan, ada kehidupan dan harapan bagi sesama," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....