Menteri Nusron Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Hijrah
- 29 Jun 2026 15:30 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai momentum refleksi dan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Hal itu disampaikan saat memberikan tausiyah dalam Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (16/6/2026).
"Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari-hari yang lalu maka termasuk orang yang beruntung. Kalau hari ini sama dengan hari-hari yang lalu termasuk orang yang rugi. Karena ini suasana Muharam, kita sama-sama berdoa semoga tahun 1448 Hijriah ini lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya," ujar Menteri Nusron.
Menteri Nusron mengatakan, ajaran Islam mengajarkan pentingnya terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas diri dari waktu ke waktu. Semangat hijrah, menurutnya, juga perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk melalui upaya menjaga dan mengamankan aset-aset umat agar dapat terus dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat.
Ia berharap momentum Tahun Baru Islam dapat semakin memperkuat nilai-nilai kemaslahatan, gotong royong, dan tanggung jawab bersama dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
"Mudah-mudahan tahun ini lebih baik, Provinsi Jawa Tengah semakin makmur, dan suasana dunia saat ini bisa menjadi lebih baik, serta membawa keberkahan bagi kita semua," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum refleksi dan hijrah menuju kondisi yang lebih baik. Menurutnya, semangat hijrah perlu diwujudkan dengan memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
"Kita melakukan refleksi, kita harus berhijrah, harus berubah. Hijrah yang kita lakukan adalah bagaimana menciptakan Jawa Tengah menjadi rukun, tidak terpecah belah dan mampu menghadapi berbagai tantangan yang ada saat ini," katanya.
Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan 243 sertipikat tanah wakaf serta bantuan pendidikan kepada 100 anak yatim dari sejumlah yayasan Islam di Jawa Tengah. Penyerahan dilakukan Menteri Nusron didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, serta Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah Sri Pranoto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....