Politeknik Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan

  • 29 Jun 2026 08:39 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) membuka kesempatan bagi generasi muda yang berminat di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang untuk menempuh pendidikan kedinasan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Ketua Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, mengatakan kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang terus meningkat seiring kompleksitas pembangunan di Indonesia.

"Yang cocok masuk Politeknik Agraria adalah mereka yang berminat pada bidang keagrariaan, pertanahan, penataan ruang, hingga aspek kadaster atau pemetaan bidang tanah. Bidang-bidang tersebut menjadi fokus pembelajaran yang kami siapkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan nasional," ujar Sri Yanti Achmad di Gedung Politeknik Agraria STPN, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (3/6/2026).

Saat ini, Politeknik Agraria STPN menyelenggarakan empat program studi, yakni Sarjana Terapan Pertanahan, Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah, Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan, serta Sarjana Terapan Survei, Pemetaan dan Informasi Pertanahan.

Keempat program studi tersebut dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang administrasi dan hukum pertanahan, pendaftaran tanah, penataan ruang, serta survei dan pemetaan. Selain itu, taruna juga dibekali kemampuan pengelolaan data spasial dan informasi pertanahan guna mendukung penyelenggaraan layanan pertanahan yang modern.

Sri Yanti Achmad menjelaskan, Politeknik Agraria STPN memiliki kekhasan karena secara khusus berfokus pada bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. Kurikulum yang diterapkan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu agar lulusan memiliki kompetensi yang komprehensif dalam mendukung penyelenggaraan kebijakan agraria, pertanahan, dan tata ruang di Indonesia.

Selain membekali taruna dengan kemampuan teknis, Politeknik Agraria STPN juga menerapkan sistem pendidikan berasrama untuk membentuk karakter, integritas, dan kemampuan sosial.

"Yang kami bangun tidak hanya keterampilan atau hard skill, tetapi juga karakter dan integritas. Itu menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di Politeknik Agraria," jelasnya.

Sri Yanti Achmad mengajak siswa kelas XII SMA/sederajat yang sedang mencari perguruan tinggi untuk mempertimbangkan Politeknik Agraria STPN sebagai pilihan pendidikan tinggi.

Informasi mengenai penerimaan taruna baru, persyaratan, tahapan seleksi, dan jadwal pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi Politeknik Agraria STPN serta media sosial resmi kampus tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....