Vaksinasi Kanker Serviks di ATR/BPN, Lindungi Perempuan

  • 14 Apr 2026 13:09 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar program vaksinasi kanker serviks bagi jajaran pegawai perempuan sebagai upaya meningkatkan kesadaran sekaligus perlindungan terhadap risiko penyakit tersebut.

Program vaksinasi kanker serviks ini telah dilaksanakan sejak awal 2026 dan mendapat respons positif dari pegawai di lingkungan ATR/BPN.

Salah satu peserta, Inayati Iryana (45), mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, terutama dari sisi biaya dan pelayanan.

“Kebanyakan kita usia produktif. Kalau di luar, vaksin ini cukup mahal, jadi program ini sangat membantu. Pelayanannya juga baik, mulai dari screening awal hingga edukasi dokter,” ujarnya di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (02/04/2026).

Program yang diusulkan oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kementerian ATR/BPN ini dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama dimulai pada 30 Januari 2026, tahap kedua berlangsung saat ini, dan tahap ketiga dijadwalkan pada 3 Juli 2026. Peserta hanya dikenakan biaya Rp870.000.

Inayati Iryana menambahkan, program vaksinasi kanker serviks juga penting untuk menjaga produktivitas ASN perempuan di lingkungan ATR/BPN. “Vaksinasi kanker serviks itu melindungi perempuan dari penyakit mematikan. Perempuan harus sadar, apalagi yang usia produktif dan sudah menikah,” tuturnya.

Peserta lainnya, Febi Nur Anggriany (46), mengatakan setelah mengikuti vaksinasi, dirinya semakin terdorong untuk mengajak perempuan lain menjaga kesehatan dari ancaman kanker serviks.

“Saya juga akan mengimbau putri-putri saya untuk menerima vaksin ini sebagai bentuk menjaga kesehatan diri,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Irnawati menyampaikan manfaat vaksinasi kanker serviks bagi ASN perempuan di lingkungan ATR/BPN.

“Agenda dari Kementerian ATR/BPN ini perlu digunakan dengan baik bagi para ASN perempuan, terutama dengan biaya yang terjangkau. Vaksin Human Papillomavirus (HPV) ini langkah mengantisipasi kanker serviks dan satu-satunya kanker yang bisa dicegah saat ini,” ujarnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....