Masyarakat Tam Kota Tual Sambut Meriah Jamaah Hajinya

  • 05 Jul 2025 10:06 WIB
  •  Tual

KBRN, Tual: Warga masyarakat Tam kecamatan Tayando Tam Kota Tual beramai-ramai menjemput jamaah haji tahun 1446 Hijriah, yang baru kembali dari tanah suci, dengan sangat meriah. Kemeriahan ini dilengkapi dengan tampilan angkutan yang digunakan untuk menjemput Hajah Fatimah Ohoirenan, satu-satunya jamaah haji dari Tam yang menunaikan rukun Islam kali ini.

Untuk menjemput jamaah tersebut, sejumlah perahu dihias, bahkan ditata sedemikian rupa, agar menjamin kenyamanan sekaligus menambah meriah penjemputan dari armada sebelumnya yang mengangkut jamaah bersangkutan dari Ibu Kota Tual menuju Tam. Penjemputan yang berlangsung pada hari Kamis sore tanggal 3 Juli 2025, diawali dengan mempersiapkan angkutan laut yang digunakan.

Salah satu warga Tam yang dihubungi oleh RRI via telepon pada Jumat (04/07/2025), M. Warwefubun mengatakan, sambutan meriah selalu dilakukan kepada para tamu yang datang, termasuk di moment-moment penting seperti ini. Dikatakan, kemeriahan bukan hanya pada saat menjemput, namun telah dilakukan sejak mengantar jamaah bersangkutan ke Kota Tual di bulan Juni lalu.

“Ini sudah biasa kami lakukan, jadi sejak berangkat kami antar dengan sukacita, dan semakin meriah di saat menjemput seperti ini. Bukan hanya bagi jamaah haji, tapi kepada para tamu di sejumlah hajatan juga selalu kami lakukan seperti ini”, kata Warwefubun.

Dikatakan, setelah armada feri yang mengangkut jamaah berlabuh di perairan Tam, warga beramai-ramai mendekati armada tersebut, dan dengan kumandang shalawat juga berbagai sajian seni budaya Islam, ditampilkan untuk menurunkan jamaah haji dari armada feri ke dalam angkutan yang disiapkan, hingga perahu yang menjemput mendarat di tepi pantai. Warwefubun yang juga pimpinan pada wadah pelayanan kesehatan setempat mengungkapkan, terdapat 3 ohoi/desa dan dusun yang terdapat di kawasan tersebut, yang di saat penjemputan jamaah haji di Kamis sore, semuanya berkumpul di tepi pantai untuk menyambut kehadiran Hj. Fatimah Ohoirenan.

“Kami belum memiliki dermaga untuk bersandarnya kapal, sehingga perahu-perahu kami siapkan untuk menjemput beliau saat feri tiba. Sangat meriah, karena hampir seluruh masyarakat 3 kampung ini turun ke tepi pantai untuk menyambut beliau”, kata Warwefubun pula.

Kemeriahan semakin meningkat, ketika perahu yang membawa Hajah Fatimah Ohoirenan mendarat di tepi pantai, di mana segenap warga Tam dari 3 ohoi berlomba-lomba untuk bersalaman dengan sang Hajah, sekaligus mengantarkannya menuju kediaman di Tam Ngurhir. Tradisi ini sudah membudaya bagi warga setempat, yang selalu memeriahkan setiap moment penting, dengan melakukan penyambutan, dan memeriahkannya dengan berbagai sajian seni budaya, terutama untuk mengantar dan menyambut kepulangan jamaah haji.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....