Haji Akbar dan Maknanya

  • 03 Jun 2025 19:34 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur: Pelaksanaan ibadah haji di musim haji tahun 1446 Hijriah 2025 Masehi, oleh sebagian kalangan dianggap sebagai momen spesial karena bertepatan dengan peristiwa haji akbar. Sebagaimana diketahui, peristiwa haji akabr dianggap sebagai peristiwa langka karena tidak terjadi pada setiap musim haji.

Disebut haji akbar karena momen puncak haji atau wukuf di Arofah jatuh pada hari Jumat, dan dianggap memiliki keutamaan dengan nilai pahala berlipat ganda.

Namun demikian, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Maluku Tenggara, Haji Muhamad Zein Matdoan mengatakan, berdasarkan literasi Islam dari berbagai sumber terpercaya tidak dijelaskan secara spesifik terkait keutamaan haji akbar. Selain itu, di dalam Al-Qur’an dan Hadits sendiri tidak ditemukan adanya penjelasan terperinci terkait hal ini.

Olehnya itu kata Matdoan, momentum haji akbar sejatinya memiliki nilai yang sama dengan peristiwa di tahun-tahun yang lain.

“Pengertian ibadah haji yang bertepatan nanti di tanggal 6 yang jatuh di hari Jumbat sering disebut sebagai haji akbar yang nilainya ada yang menganggap 70 ribu kali, sebenarnya tidak ada satu rujukan pun yang mengarah ke situ, baik Hadits ataupun Al-qur’an,” kata Matdoan.

Menurut Matdoan, yang menjadi pembeda antara haji akbar dengan haji pada musim haji yang lain hanya rangkaian pelaksanaannya, dimana haji akbar merupakan rangkaian wukuf di Arofah sementara haji ashgar atau umroh yang dilakukan sebelum melakukan wukuf di Arofah.

“Sebenarnya yang disebutkan haji akbar yaitu ibadah haji yang hari ini sementara dilaksanakan. Perbedaannya karena ada yang disebut umrah atau haji ashgar yang pelaksanaan ibadahnya hanya thawaf dan sa’i serta tahallul, haji ashgar ini juga tidak sampai ke wukuf di Arofah, sedangkan haji yang hari ini mereka wukuf di Arofah, oleh karenanya disebutnya haji akbar, jadi tidak dalam konteks nilainya,” tambahnya.

Selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia Maluku Tenggara, Matdoan meminta agar umat Islam dapat memaknai setiap peristiwa haji sebagai peristiwa akbar karena memiliki tanggung jawab dan konsekuensi yang besar.

Dirinya berharap para jamaah haji dari seluruh dunia yang kini tengah bersiap melakukan wukuf di Arofah dapat menjalaninya dengan sempurna agar kelak kembali ke negara masing-masing dengan predikat haji mabrur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....