Dilarang Keluar Tenda Saat Wukuf di Arafah

  • 30 Mei 2025 19:32 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur: Kementerian Agama RI mengeluarkan surat edaran terkait dengan panasnya suhu udara di Makkah ketika puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Dalam surat edaran itu, kementerian meminta agar jamaah tidak keluar dari tenda ketika sedang wukuf di Arafah.

"Nanti edaran resmi akan sampaikan," ujar Petugas Haji Indonesia 2025 asal Propinsi Maluku Ustat Muhlis Azhari Rahayaan melalui akun WA Jumat siang.

Saat ini, disampaikan Rahayaan Kemenag dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi masih menunggu sekitar 40 ribu orang jamaah yang belum datang ke Tanah Suci. "sedang cari waktu yang tepat (keluarkan edaran)," ujar Rahayaan

PPIH Arab Saudi telah meminta kepada mursyid dan pembimbing ibadah di musala jamaah agar menyampaikan pesan-pesan tersebut.

Untuk di ketahui, Suhu di Arafah diperkirakan akan sangat panas saat jamaah wukuf di Arafah. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meminta jamaah haji ttidak boleh keluar tenda kecuali keadaan darurat saat siang di Arafah.

Suhu yang sangat panas bisa menyebabkan heat stroke atau serangan panas. Mereka yang terkena heatstroke bisa mengalami peningkatan suhu tubuh secara drastis hingga 41 derajat C dalam kurun waktu cepat, 10-15 menit dan tubuh sudah tidak bisa mengontrol suhu tubuh. Jamaah terkena heat stroke bisa mengalami pusing, kejang, muntah-muntah hingga pingsan.

"pihaknya juga menerima informasi dari Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Saudi Arabia, bahwa pada saat puncak haji nanti panasnya masih tinggi dan bahkan lebih tinggi dari pada hari ini dan hari-hari sebelumnya," ujar muhlis

Jamaah diizinkan keluar dari tenda hanya untuk sesuatu yang darurat saja, seperti ke toilet atau urusan penting lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....