Kemenag Aru Maksimalkan Persiapan Jelang Keberangkatan JCH

  • 20 Feb 2025 08:42 WIB
  •  Tual

KBRN, Tual: Sesuai Keputusan Presiden (Keppres) nomor 6 tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) per embarkasi, maka Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) tengah membenahi berbagai hal yang berhubungan dengan pelunasan BPIH musim haji 1446 Hijriah. Kepala Seksi (Kasi) PHU kantor Kemenag Kepulauan Aru, Fahrul Beder mengatakan, selain merampungkan kelengkapan dokumen, pelunasan BPIH juga sedang diberlakukan bagi para jamaah calon haji.

Beder menjelaskan, proses pelunasan BPIH diberlakukan kepada para calon Haji, mengingat waktu yang kian dekat ke pelaksanaan tahap-tahap berikutnya, terutama keberangkatan ke tanah suci. Sekalipun demikian, pihaknya masih menungu Petunjuk Teknis (Juknis) terkait batas waktu pelunasan tersebut.

“Semua tahapan persiapan dokumen sampai saat ini sudah berjalan, dan Insya ALLAH sambil menunggu Juknis untuk pelunasan, kita akan melaksanakan pelunasan. Keppres pelunasannya sudah ada, Keppres nomor 6 tahun 2025, tinggal menunggu Juknis dengan jadwal pelunasannya saja”, kata Beder.

Beder mengatakan, sebagaimana Keppres tersebut, maka khusus untuk jamaah calon haji provinsi Maluku yang terakomodir dalam embarkasi Makassar, dibebanan BPIH sebesar Rp. 57.670.971,- (Lima Puluh Tujuh Juta, Enam Ratus Tujuh Puluh Ribu, Sembilan Ratus Tujuh Puluh Satu Rupiah). Terkait jumlah jamaah yang telah melunasi BPIH, Beder mengatakan bahwa sekitar 90 persen dari total jumlah jamaah calon haji Kepulauan Aru tahun ini telah melunasinya.

Ditambahkan, 46 calon Haji asal wilayah ini akan mengikuti manasik, yang dijadwalkan pada bulan Maret dan April mendatang. Hal ini dimaksudkan memaksimalkan persiapan jelang keberangkatan ke tanah suci, yang dijadwalkan pada bulan Mei 2025, khusus untuk embarkasi Makassar.

Terkait sebaran calon Haji asal Kepulauan Aru, Beder menjelaskan bahwa masih didominasi oleh warga kota Dobo, sementara calon haji dari kecamatan-kecamatan masih minim jumlahnya. Terkait hal ini, maka pihaknya akan meningkatkan sosialisasi dan pembinaan di kecamatan dan desa-desa, guna mendorong minat masyarakat dalam menunaikan rukun Islam kelima ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....