Berawal dari Makian, 1 Pemuda di Danar Meninggal Dunia

  • 27 Mar 2026 07:23 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Bentrok berdarah kembali memakan korban. Bukan saja luka-luka tetapi 1 pemuda dinyatakan meninggal dunia, Jumat (27/03/2026) dini hari. Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi, S.Pt, SIK dalam keterangannya mengatakan, total korban ada 6 orang, 2 orang pejabat utama polres Malra dan 4 orang pemuda warga Danar Ohoitom dan Danar Ternate.

Kapolres menjelaskan kejadian bermula pada Kamis malam, pukul 22.00 wit, remaja berinisial M.O, menggunakan sepeda motor melewati rumah dari saudara Alandi Muinsaleh/Sangaji yang sementara duduk dengan tiga temannya, Haruna Wangsi, Handre Matdoan dan Raya Wear, dengan kecepatan tinggi namun tidak dihiraukan. Kemudian ada sekelompok remaja di depan mesjid AL-Mathar yang mengeluarkan kata makian dan melempar ke arah Alandi Muinsaleh/Sangaji dari arah Desa/Ohoi Danar Sare, namun masih tidak dihiraukan, setelah itu istri dari Alandi, Asri Oda, berpapasan dengan M.O di depan rumah Alandi dan kemudian kembali mengucapkan makian.

Merasa tidak terima dengan kata makian yang dilontarkan oleh saudara M.O kepadanya, istri dari alandi kemudian mendatangi rumah dari M.O dan sempat ketemu dengan Kepala Desa Danar Ternate untuk melaporkan masalah makian yang dilontarkan dari M.O. Sekitar pukul 23.05 wit, Alandi bersama ketiga rekan yang sebelumnya dimaki dan dilempar, kemudian melakukan aksi balasan dengan melempar ke arah remaja yang sedang berkumpul didepan masjid AL-Mathar, Danar Ternate.

Kapolres menambahkan, pada pukul 23.30 wit, terjadi konsentrasi masa dari kedua kelompok remaja sehingga aksi saling lempar terjadi. Pukul 00.20 WIT, Kapolsek Kei Kecil Timur beserta Piket tiba di TKP dan langsung meredam dan membubarkan massa aksi saling lempar antara kedua kelompok tersebut.

Wakapolres Maluku Tenggara beserta Kabagops Polres Maluku Tenggara, Kasat Intelkam Polres Maluku Tenggara dan Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara beserta satu regu Dalmas Polres Maluku Tenggara yang di pimpin KBO Sat Samapta tiba di Desa Danar Ternate, pukul 00.35 wit, sehingga aksi saling serang masih bisa di redam. Pukul 00.40 wit, situasi di sekitar TKP telah kembali kondusif dan terpantau aman dan terkendali.

Tapi kemudian pada dini hari Jumat (27/03/2026) 02.00 wit, aksi saling serang kembali terjadi yang bermula dari Pemuda kompleks Ohoitom yang melempar rumah masyarakat Kompleks Danar Ternate. Masyarakat dari Kompleks Danar Ternate yang merasa tidak terima dengan aksi provokasi tersebut kemudian melakukan aksi balasan dengan melempar kembali ke arah massa kompleks Ohoitom

Bentrok/tawuran antar kedua kelompok kembali pecah, sehingga mengakibatkan korban dari pihak Kepolisian yang terkena panah karena mencoba melerai kedua kelompok. Adapun Korban dari pihak Kepolisian dan warga sipil yakni:

1. Kompol Djufri Jawa (mengalami luka panah pada lengan kanan).

2. AKP Barry Talabessy, S.Pd., S.H., M.H (mengalami luka panah pada bagian tempurung lutut kaki kanan)

3. Fahri Farhan Hanubun, (warga sipil) umur 22 tahun, alama Danar Ohoitom, luka panah wayer pada lengan kiri.

4. Muhammad Sahlan Sedubun, (warga sipil) 17 Tahun, alamat Danar Ohoitom, luka panah Wayer pada dadksnan sebelah dalam.

5. Abu Bakar Raharusun, umur 37 Tahun, alamat Danar Ohoitom, luka panah Wayer pada dada kiri bagian bawah.

Satu lagi pemuda dinyatakan hilang dalam bentrok tersebut, dan kemudian ditemukan telah meninggal dunia.

Pukul 02.40 wit, situasi di sekitar TKP telah berhasil di amankan oleh personil Polres Maluku Tenggara dan telah kondusif. Namun pukul 04.40 wit, kembali terjadi bentrok/tauwran antara kedua kelompok massa yang menyebabkan 3 rumah milik warga terbakar, 4 Rumah rusak berat dan 1 unit motor terbakar.

Kapolres Maluku Tenggara memimpin langsung personil Polres Maluku Tenggara memisahkan kedua kelompok yang terlibat bentrok dan meredakan situasi sehingga kondusif, pukul 05.30 wit. Brimob Batalion C Pelopor tiba di TKP pukul. 06.00 wit, langsung bergandengan tangan membantu personil Polres Maluku Tenggara untuk meredakan situasi yang ad di TKP.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....