Kenali Tanaman Sentigi dan Kegunaannya
- 20 Apr 2026 20:05 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Anda pasti mengenal tanaman yang satu ini. Hidup diatas baru karang, banyak ditemui di pinggiran pantai dan menjadi salah satu tanaman penolong abrasi bagi kehidupan masyarakat kepulauan. Ya, kali ini kita akan membahas tanaman Santigi.
Tanaman Santigi atau bernama latin Pemphis acidula, adalah perdu pesisir yang populer sebagai bahan bonsai bernilai tinggi karena batang berkarakter tua, kulit kayu berserat, dan daun kecil. Tumbuh di area berbatu/pasir, tanaman ini dikenal tangguh, beradaptasi dengan lingkungan asin, serta memiliki bunga putih kecil.
Dikutip dari Jogjabenih, Karakteristik dan Habitat santigi sendiri berada di pesisir pantai berkarang, berpasir, dan kawasan mangrove. Dengan bentuk Perdu atau pohon kecil, bercabang rapat dengan karakter batang meliuk-liuk alami.
Untuk Daun dan Bunga, tanaman Santigi memiliki daun kecil, tebal, dan agak berbulu. Bunga berwarna putih. Terdapat pula dua jenis yang sering disebut, yaitu Santigi Laut (Pemphis acidula) dan Santigi Gunung (Vaccinium varingifolium).
Santigi sendiri memiliki manfaat dan penggunaan yang cukup populer. Santigi dijadikan bonsai karena batang tua, cabang artistik, dan mudah dibentuk. Sedangkan untuk lingkungan, santigi berfungsi menahan abrasi air laut dan menyerap karbon dioksida.
Di beberapa daerah, santigi dipercaya memiliki khasiat mistis (penangkal energi negatif) dan digunakan dalam pengobatan tradisional. Namun kebenarannya masih diperdebatkan karena hanya menjadi ilmu masyarakat tradisional berbasis kepercayaan.
Jika kamu ingin membonsai santigi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yakni:
1. Media Tanam: Gunakan media berpasir atau pasir malang agar tidak menahan air berlebih.
2. Penyiraman: Butuh air konsisten, sesekali dapat disiram air garam untuk meniru habitat aslinya.
3. Adaptasi: Saat memindahkan dari alam, berikan waktu adaptasi agar tanaman tidak stres.
Meskipun tangguh, populasi Santigi di beberapa tempat mulai langka dan memerlukan upaya pelestarian, terutama karena perburuannya sebagai bahan bonsai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....