Mari Mengenal Lipstik dan Sejarahnya
- 24 Mei 2026 13:51 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Lipstik merupakan salah satu 'senjata' andalan para wanita masa kini. Dengan berbagai varian warna yang bisa dipilih, lipstik berguna meningkatkan pesona seorang wanita.
Tapi tahukah kamu, Sejarah lipstik dimulai ribuan tahun lalu oleh bangsa Sumeria dan Mesir kuno—seperti Ratu Cleopatra yang menggunakan ekstrak serangga dan batu permata—berfungsi sebagai penanda status sosial, ritual, hingga simbol kekuatan. Dilansir dari akun YouTube sisiterang, inilah perkembangan Lipstik dari Masa ke Masa.
1. Zaman Kuno: Bangsa Sumeria membuat pewarna bibir dari batu permata yang ditumbuk. Sementara itu, bangsa Mesir menggunakan bahan alami seperti oker merah, pacar, dan pigmen dari serangga cochineal (bahkan kadang dicampur racun timbal).
2. Abad Pertengahan hingga Era Victoria: Lipstik sempat dilarang keras atau dianggap tabu di Eropa karena diasosiasikan dengan kelas bawah atau aktris teater. Namun, ini berubah di masa Ratu Elizabeth I yang mempopulerkan kembali tren bibir merah merona.Era Modern (Abad ke-20): Tabung putar (swivel case) modern diciptakan pada awal abad ke-20. Di tahun 1912, lipstik merah menjadi simbol emansipasi dan hak pilih perempuan.
3. Masa Keemasan Hollywood: Ikon seperti Marilyn Monroe dan Elizabeth Taylor mempopulerkan lipstik merah pekat yang menjadi standar kecantikan massal. Hazel Bishop kemudian menemukan lipstik anti-luntur (long-lasting) pertama di era 1950-an.
Selain itu, ada juga Jenis-Jenis Lipstik yakni yang populer kini, dengan variasi tekstur dan hasil akhir lipstik telah berkembang pesat untuk berbagai kebutuhan riasan. Ada juga jenis Matte. Memberikan warna intens tanpa kilau dan tahan sangat lama, tetapi cenderung membuat bibir kering. Selain itu ada Glossy/Lip Tint, yang memberikan hasil mengkilap, segar, dan tampilan bibir yang tampak lebih penuh (montok). Selanjutnya kita mengenal Creamy/Satin dengan tekstur yang lembut, nyaman digunakan, dan memberikan sedikit kilau alami.
Ada juga fakta unik efek lipstick dalam dunia ekonomi. Terdapat fenomena yang disebut Lipstick Effect (Efek Lipstik), di mana saat krisis ekonomi atau resesi, penjualan lipstik justru melonjak. Hal ini terjadi karena konsumen cenderung menahan diri untuk tidak membeli barang mewah berharga mahal, namun tetap membeli barang kosmetik kecil yang relatif terjangkau sebagai bentuk hiburan dan peningkatan rasa percaya diri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....