Finalis SD Mathias3 Langgur B Pada FPMK 2025
- 23 Okt 2025 13:37 WIB
- Tual
KBRN,Langgur : Semarak Festival Pesona Meti Kei dirasakan oleh warga Masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara dimulai sejak 20 hingga 23 Oktober 2025 bertempat di Pantai Ngursarnadan Ohoi ohoililir dilaksanakan babak final lomba tari kreasi pesona meti kei yang melibatkan pelajar SD SMP SMA hingga kategori umum dengan melibatkan ratusan warga Masyarakat yang hadir sebagai tim pendukung dan pengunjung pada destinasi wisata Pantai ohoilir.
Ditemui rri.co.id guru sekaligus pendamping pada SD Naskat Mathias 3 Langgur B Ibu Silwana Temin S.Pd. Gr mengakui senang karena sekolahnya terpilih masuk ke babak final hal ini menjadi semangat tersendiri karena para siswa dapat menjalankan tugas dengan baik selama Latihan hingga berhasil menjadi finalis pada lomba kreasi goyang meti kei 2025.
“Tim kami berhasil lolos ke babak final ini menunjukkan mereka bisa menjalankan tugas dengan baik dan mengaplikasikan apa yang dilatih selama ini dengan baik”, ungkap Temin.
Tim tari SD NK Mathias 3 Langgur B berhasil lolos dari babak penyisihan yang melibatkan 34 peserta dan lolos ke final sebanyak 25 peserta,meskipun demikian ada tantangan tersendiri yang dihadapi oleh tim karena beberapa peserta ada yang sakit sehingga harus menggantikan dengan peserta yang lain dan tentu saja ini menjadi tantangan karena peserta baru secepatnya harus menguasai Gerakan dalam waktu yang singkat.
Silwana menjelaskan waktu Latihan yang singkat hanya selama 1 minggu namun tetap memaksimalkan waktu dengan jadwal Latihan di luar jam sekolah namun karena dukungan yang besar dari sekolah dan para orang tua sehingga kendala waktu dan personil dapat teratasi dengan baik dan tentu saja menjadi kebanggaan sekolah karena turut berpartisipasi dan memeriahkan Festival Pesona Meti Kei di tahun ini.
“Waktu Latihan yang singkat tetpa dapat dimaksimalkan berkat dukungan dan partisipasi aktif oleh sekolah dan orang tua sehingga kendala teknis yang kami hadapi dapat teratasi dan ini menjadi kebanggan kami karena dapat berpartisipasi dalam event FPMK 2025”, ucap Silwana.
'"Semoga dengan terlibat dalam lomba giyang kreasi ini dapat melahirkan bakat-bakat tari yang dimiliki oleh peserta didik dan tentu saja ini akan menjadi modal utama sekolah dalam mengasah keamampuan siswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan serta keterampilan untuk menjadikan generasi emas yang siap membangun daerah", harapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....