Mengembangkan Kreativitas dan Keterampilan Motorik Siswa
- 03 Mei 2026 21:07 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Kegiatan praktik hasil karya siswa untuk membangun motorik anak meliputi aktivitas seni dan kerajinan, ini bukan hanya mengembangkan kreativitas, tapi juga melatih keterampilan motorik halus siswa melalui kegiatan menempel, menggunting, dan menyusun.
Sani Letsoin Guru SMPN 13 Letvuan Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara mengatakan, bangga atas kegiatan pameran yang di gelar Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Maluku Tenggara, yang menampilkan karya kerajinan pelajar dan produk UMKM lokal, sebagai bentuk integrasi antara pendidikan dan pengembangan ekonomi kreatif daerah.
Kolaborasi karya kerajinan pelajar dan UMKM menjadi satu bentuk dalam menyukseskan kegiatan tesebut, dari itu maka para pelajar juga dilatih untuk fokus, teliti, dan sabar dalam menyelesaikan karyanya. Karena dari berbagai sekolah mempromosikan berbagai jenis karya lokal mereka ini merupakan saingan yang ketat tetapi memberikan dampak yang luar biasa.
Walaupun hasil karya yang berbeda dari masing-masing sekolah dan pelaku-pelaku UMKm dalam acara pameran itu, tetapi menyatukan semua dalam satu wadah pendidikan dan tetap mempertahankan hasil karya daerah ini merupakan identitas masyarakat key yang masih melestarikan budayanya. Hasilnya yang unik dan menarik, berhasil dibuat dengan penuh kebanggaan.
“Produk yang dijual saat Pameran menyongsong Hari Pendidikan Nasional itu, SMP N 13 Letvuan mempromosikan sabun organic hasil karya siswa bahanya dari kopi, embal keju, embal coklat, elu atau langar dan kerajinan lainya.” Ucap Sani Letsoin
Menampilkan Kreativitas Siswa, karena di ajang ini menjadi wadah bagi pelajar untuk memamerkan hasil karya dan kerajinan tangan mereka yang bernilai ekonomis, serta membuktikan sekolah mampu menjadi inkubator kreativitas. Olehnya itu hasil produksi siswa pada SMPN 13 tak luput pula memiliki nilai-nilai budaya yang tetap dijaga dan dilestarikan, makanan khas daerah, maupun produk lainya yakni sabun yang terbuat dari kopi yang berasal dari Ohoi Letvuan.
Cuan yang mereka dapatkan dari hasil Karya pelajar sebanyak 3 juta rupiah, hasil ini sangat di syukuri, maka momen ini sangat dimanfaatkan dengan baik sehingga produk-produk mereka habis terjual. Walaupun hasil produksi pelajar ini dipasrakan tetapi minim diminati oleh masyarakat.
Olehnya itu, ada kerjasama dengan pihak ekraf ohoi untuk membantu mempromosikan produk pelajar.
“kami bersyukur ketika ada kegiatan pameran karena memberikan peluang besar bagi sekolah-sekolah dan para UMKM untuk promosikan hasil karya kami, memang diera digital saat ini tentu pihak sekolah juga sudah bisa memanfaatkan ruang digital ini untuk promosi hasil kami tetapi belum, maka kami hanya menitipkan hasil karya anak-anak di ekraf-ekraf yang ada di ohoi letvuan untuk membantu menjula prodak kami.” Ungkapnya
Selain karya pelajar, kegiatan ini juga turut merangkul para perajin dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal, untuk memamerkan produk khas daerah. Diharapkan, kegiatan ini terus digelar sehingga memberikan dampak ekonomi bagi para pelajar dan pelaku UMKM untuk memasarkan produk lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....