BPBD Malra Harus Aktif Sosialisasikan Mitigasi Bencana Dimasyarakat
- 27 Nov 2025 12:09 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Masyarakat mengeluh, tidak ada sosialisasi tentang mitigasi bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tenggara serta instansi terkait lainnya. Padahal sosialiasi tentang persiapan atau antisipasi sejak dini dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang akan terjadi di daerah ini.
Hal ini ditegaskan oleh Bravo di Ohoi (Desa) Rerean Kecamatan Kei Besar Selatan Barat, Kabupaten Maluku Tenggara. Dalam acara Pro dangdut Pro1 RRI Tual, Rabu (26/11/2025).
Dikatakan, pemerintah daerah serta instansi lainnya bekerjasama dengan masyarakat untuk lebih tanggap terhadap perubahan cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini terjadi, jika tidak ada sosialisasi kepada masyarakat tentunya masyarakat menghadapi bencana hidrometeorologi dengan semampu masyarakat,
Olehnya itu, ditegaskan BPBD harus aktif turun ke ohoi-ohoi untuk melakukan edukasi melalui sosialisasi sehingga masyarakat dapat mengantisipasi bencana jika terjadi.
“Pemerintah daerah dan BPBD serta BMKG tinggal diam dan tidak melakukan sosialisasi tentang mitigasi bencana atau cuaca ekstrem kepada masyarakat, nanti sudah tejadi bencana seperti tanah longsor, banjir rob dan bencana alam lainnya baru tinjau lokasi dan berikan edukasi kepada kami, apakah ini pekerjaan mereka ketika masyarakat sudah terdampak bencana barulah diberikan arahan singkat tentang antisipasi bencana,” ungkap Bravo
Sebagai masyarakat Malra sangat berharap ada rapat bersama dengan seluruh perangkat kecamatan dan pemerintah daerah dalam hal sosialisasi tersebut, karena bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi potensi bencana seperti banjir, angin kencang di musim penghujan.
Jika keluhan masyarakat ini didengar oleh Pemerintah dan diadakan Sosialisasi maka diharapkan mampu menumbuhkan budaya sadar bencana demi menciptakan Kabupaten Maluku Tenggara yang tangguh dan siap menghadapi kondisi alam yang tidak menentu.