Mengenal Mayjen Sungkono,Tokoh Pejuang 10 november 1945
- 24 Nov 2025 17:36 WIB
- Tual
KBRN. Langgur: Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945 diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional. Ada banyak tokoh dalam pertempuran tersebut.
Mereka berperan besar dalam memimpin dan menginspirasi perjuangan rakyat di Surabaya. Pertempuran Surabaya bertujuan mengusir tentara Inggris dan Belanda, yang ingin kembali menduduki Indonesia.
Awalnya, tentara Inggris diketahui hanya akan melucuti senjata tentara Jepang. Namun berujung pertempuran sengit di Surabaya.
Jembatan Merah, saksi bisu Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945.
Mayjen Sungkono adalah figur militer dalam Pertempuran Surabaya. Ia lahir pada tanggal 1 Januari 1911 di Purbalingga, Jawa Tengah.
Mayjen Sungkono terkenal karena kepemimpinannya yang luar biasa. Ia aktif bergabung dengan PETA sebagai komandan kompi di Surabaya.
Dalam Pertempuran Surabaya tanggal 10 November 1945, peran Sungkono adalah mendapatkan senjata dari tentara Jepang melalui diplomasi dan memimpin perang. Beberapa senjata yang dibeli dari Jepang termasuk pistol otomatis, senapan mesin ringan, pelempar granat, meriam, mortir, dan kendaraan panser.
Setelah Indonesia merdeka, Sungkono bergabung dengan Badan Keamanan Rakyat dan menjadi Komandan BKR Surabaya. Majyen Sungkono dengan gagah dan penuh keyakinan memimpin pertempuran secara langsung di seluruh kota sampai dengan Surabaya.
Sehingga masyarakat dan pasukan tidak gentar melawan tentara Sekutu. Ia terus memberikan semangat melalui pidato-pidato yang membara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....