Warga Binaan Lapas Tual Sukses Kelola Kebun Produktif
- 01 Okt 2025 15:47 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, aktif merawat tanaman sayuran, seperti hidroponik dan kebun organik, sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan memberikan bekal keterampilan praktis untuk kehidupan pasca-bebas, mendukung program ketahanan pangan nasional, dan memenuhi kebutuhan konsumsi Lapas, Rabu (1/10/2025). Kegiatan ini melibatkan warga binaan mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga pemanenan, yang dikelola di bawah pengawasan petugas untuk memastikan keamanan dan keberhasilan.
Hasil panen tidak hanya memenuhi kebutuhan dapur Lapas, tetapi juga berpotensi dijual untuk mendukung program ekonomi produktif dan dibagikan dalam kegiatan bakti sosial. Setiap pagi, para warga binaan yang tergabung dalam program pertanian ini memulai aktivitasnya dengan semangat.
Mereka bahu-membahu menyiangi gulma, menyiram tanaman, hingga memanen hasil kebun. Di bawah bimbingan petugas, mereka mempelajari teknik dasar hingga metode modern seperti hidroponik, yang memungkinkan mereka memanfaatkan lahan terbatas secara optimal.

"Program ini sangat positif. Selain mengajarkan kami cara bertani, juga memberikan kami tanggung jawab," ujar Sahaban, salah satu peserta program.
"Kami jadi punya kegiatan bermanfaat dan merasa lebih dihargai. Saat panen, rasa bangga itu luar biasa."
Plh. Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Martha, menjelaskan hasil panen dari kebun ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan internal Lapas, tetapi juga sering kali didistribusikan ke masyarakat sekitar atau dijual melalui koperasi Lapas.
"Keuntungan yang didapat pun turut berkontribusi pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan sebagian kembali kepada para warga binaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka," ujar Martha.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, secara terpisah menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari komitmen Lapas Kelas IIB Tual untuk merehabilitasi dan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis.
"Tujuannya bukan hanya menghukum, tapi juga membina. Kami ingin mereka keluar dari sini sebagai pribadi yang lebih baik, produktif, dan siap kembali ke masyarakat," tuturnya.
Dengan adanya program ini, para warga binaan membuktikan bahwa potensi positif bisa tumbuh di mana saja, bahkan di tempat yang tak terduga. Mereka tak hanya menanam tanaman, melainkan juga menumbuhkan harapan dan masa depan yang lebih cerah
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....