Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian, Warga Binaan Rawat Sayuran
- 20 Sep 2025 18:36 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Ditengah hiruk pikuk kehidupan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, para warga binaan menemukan ketenangan dan keterampilan baru melalui program berkebun sayur. Setiap pagi dan sore, mereka terlihat tekun menyirami barisan tanaman sawi, kangkung, dan bayam yang tumbuh subur di lahan kosong Lapas Tual, tak terkecuali pada pagi ini, sabtu (20/9/2025).
Dikunjungi rri.co.id, aktivitas penyiraman ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari program pembinaan kemandirian yang dirancang untuk membekali warga binaan dengan keahlian yang produktif. Plh. Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Martha, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan sebagai pembekalan bagi mereka ke depannya.
"Tujuan kami adalah memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi mereka saat kembali ke masyarakat. Melalui kegiatan berkebun ini, mereka belajar disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama".
Selain itu, Martha juga menegaskan, bukan hanya menyiapkan bekal bagi para warga binaan, tetapi dari berbagai kegiatan yang ada di Lapas Kls IIB tual, salah satunya kelompok tani ini, pihaknya juga menjalankan program ketahanan pangan, yang adalah program nasional.
"Melalui perawatan tanaman sayuran ini, kami berupaya menanamkan nilai kemandirian dan keterampilan bertani kepada warga binaan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung upaya nasional dalam menjaga ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang ada secara produktif." ujar Martha.
Ditanya terkait hasil panen tanaman tersebut, Martha menjelaskan, hasilnya bukan hanya untuk di konsumsi lewat pihak ketiga, tetapi juga bernilai ekonomi, yang diharapkan bisa menumbuhkan motivasi bagi para warga binaan.
“Hasil panen dari kebun sayur ini nantinya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur Lapas, sementara sisanya dapat dipasarkan ke masyarakat sekitar. Hal ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi warga binaan”.

Secara terpisah melalui telepon selular, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro menjelaskan, dengan langkah ini, Lapas Tual tidak hanya berperan sebagai tempat hukuman, tetapi juga sebagai institusi yang mengedepankan pembinaan, keterampilan, dan pemberdayaan bagi warga binaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....