Kiprah Hanarun Handmade Kerajinan Tangan Berbahan Dasar Alam
- 23 Jul 2025 10:45 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Perhatian Pemerintah untuk meningkatkan ekonomi warga saat ini terus di gencar melalui pemberdayaan UMKM dengan melakukan Pelatihan,Pendampingan dan juga Pemberian dana rangsangan kepada kelompok UMKM untuk memacu agar geliat perekonomian di tanah air semakin maju hal ini juga menddorong Hanarun Handmade untuk maju dan menjadi pegiat UMKM.
Diketahui Hanarun Handmade didirikan pada bulan Oktober 2024. Kelompok ekonomi kreatif ini yang merupakan industri rumah tangga yang mengarah pada kerajinan tangan berbahan alam ( kerang, daun, kayu) serta aksesoris Rajutan yang semakin berkembang dan memproduksi aksesoris diantaranya anting-anting,gelang,kalung,gantungan kunci,bross,miniatur dan lain-lain.
| Baca juga: Tenun Ikat Tanimbar |
Saat di temui rri.co.id Pendiri Hanarun Handmade Makaria Fautngiljanan menjelaskan, sebelumnya kelompok Kerajinan Tangan ini bernama SAMBAL (Santa Maria Bunda Allah) Aksesories yang terkategori kelompok binaan untuk anak dan remaja dalam lingkup gereja, dengan beranggotakan 25 anak dan remaja karena keteratarikannya di bidang aksesoris sejak sekolah
“ Ketertarikan saya di bidang aksesoris berawal dari hobi semasa sekolah. Saya menyukai kreasi dan rancangan aksesoris yang dapat diolah dari bahan alami maupun jenis rajutan atau anyaman”katanya.
| Baca juga: Menenun Budaya Yang Rapuh |
Produk yang disiapkan bersifat terbatas karena bahan baku yang digunakan murni hasil dari alam sehingga setiap desain aksesoris akan beragam sesuai dengan bahan baku yang tersedia,diketahui saat ini Hanarun Handmade sementara berproses untuk mendapatkan HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara.
Fatungiljanan menambahkan berkat kerjasama yang dilakukan oihaknya diberikan kesempatan untuk menjual produk yang dihasilkan pada festival wonderful sail yang baru saja dilangsungkan di pantai ngiarvarat-ohoidertavun maluku tenggara dan akhirnya banyak dilirik oleh wisatawan mancanegara yang berkunjung ke gazebo milik Hanarun Handamade dan tentu saja ini merupakan peluang besar yang harus dilihat untuk perekmbangan pemasaran produk ke depan.
Menurutnya karya seperti ini dapat mengasah kemampuan untuk berimajinasi lebih dan dirinya melihat bahwa dengan terus mengembangkan kompetensi ini secara konsisten maka dapat membuka peluang usaha dan dapat memberdayakan banyak orang untuk mengenalkan karya dan kreasi berciri khas Kei.
Guru Pada SMA N 11 Maluku Tenggara ini beranggapan bahwa hal ini adalah bentuk pembelajaran dasar baginya maupun generasi muda dalam mengembangkan peluang berwirausaha di Kei karena dapat menjadi wadah implementasi pendidikan berwirausaha yang telah diperoleh dari sekolah dan menjadi lapangan pekerjaan yang dapat memberikan penghasilan bagi setiap orang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....