Kupinang Kau Dengan Kapur dan Sirih

  • 27 Feb 2025 08:51 WIB
  •  Tual

KBRN, Tual: Walaupun tubuhku yang tak kuat lagi menahan sakit yang sudah ku derita selama empat tahun ini, tetapi tidak menjadi penghalang bagi diriku untuk tetap berjualan, karena dari hasil jualan sirih dan pinang bisa membiayai kebutuhan hidupku dan keluarga.

Hafsah seorang penjual sirih dan pinang di pasar tual yang pantang menyerah demi kehidupan keluarganya, membuat ia tetap semangat berjualan meskipun sirih, pinang dan kapur sudah jarang di konsumsi warga. Tetapi Hafsah yakin rejeki, kesehatan dan ajal itu semuanya kuserahkan pada sang Ilahi.

Hafsah (67) kepada rri.co.id mengatakan, sudah 12 tahun berjualan di pasar tual, banyak rintangan yang hadapi mulai dari lapak yang tidak jelas dan menggunakan bahu jalan untuk berjualan, kadang diusir oleh pemilik toko ada juga pengendara yang menabrak barang jualannya. Tetapi semua itu merupakan cobaan untuk bagimana ia tetap bersabar dalam menjalani usaha kecilnya.

Kata yang terucap dari Hafsah “Kupinang Kau Dengan Kapur Dan Sirih” menjadi motivasi bagi warga saat mampir membeli sirih, pinang dan kapur.

Sentuhan kata ini menurutnya karena sudah jarang terlihat masyarakat mengonsumsi sirih pinang padahal mengonsumsi sirih pinang juga salah satu budaya daerah masyarakat kei yang sudah melekat, tidak hanya pada acara adat, orang kawin atau acara lainnya. Tetapi mengonsumsi sirih pinang juga merupakan tradisi daerah-daerah tertentu salah satunya daerah Nuhu Evav.

Olehnya itu, Hafsah berharap ada regenerasi yang meneruskan tradisi makan sirih pinang di daerah ini. Sehingga tidak hilang dimasa yang akan datang, mengonsumsi sirih pinang juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....