Kehidupan Pelaku Usaha Tahu dan Tempe
- 20 Jun 2026 13:30 WIB
- Tual
RRI.CO.ID. Langgur - Pelaku usaha produksi tahu dan tempe di Kota Tual di Alamat jln BTN Koperasi salah satu pemilik usaha, Wahyudi membagikan pengalaman berdirinya usaha tahu dan tempe pada tahun 1996.
Berdirinya pengolahan tahu dan tempe di tahun 1996 hingga sekarang salah satunya faktor penghasilan yang cukup signifikan di tahun 2002 sehingga mempromosikan dan mensosialisasikan kepada masyarakat.
Bahan - bahan baku utama yakni kacang kedelai saat ini naik dari harga 640 ribu rupiah menjadi 665 ribu rupiah untuk ukuran karung 50 kg jika dihitung omset pendapatan mengalami penurunan karena harga jual tetap sama walau pun harga kacang mengalami kenaikan signifikan.
alah satu karyawan Dwitrianto menyampaikan untuk tetap mempertahankan produksi tahu dan tempe dengan kualitas yang terjaga, maka keuntungan sangat kecil, untuk itu dia berharap agar harga kedelai bisa kembali normal sehingga hasil dari pengolahan tahu dan tempe pendapatannya sekitar 3 juta per bulan.
Dikatakan, kenaikan harga bahan baku kedelai menjadi tantangan besar untuk memproduksi produk tempe, karena bahan baku yang pasok dari luar Kepulauan Kei, dan Intensitas Permintaan tinggi, namun nilai produk menurun dari tahun sebelumnya. Latar belakang kondisi ini menjadi hambatan berat, dan diharapkan harga bahan baku kedepan akan konstan kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....