Wakil Bupati Maluku Tenggara Ajak ASN dan Masyarakat Bangga Pakai Batik Khas Kei

  • 04 Mei 2026 09:41 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Kebanggaan terhadap produk lokal kembali digaungkan sebagai bagian dari penguatan identitas budaya di Kabupaten Maluku Tenggara, khususnya melalui penggunaan batik khas Kei. Pemakaian produk loka ini bukan sekadar gaya berpakaian, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi kreatif daerah.

Wakil Bupati Maluku Tenggara, Carlos Viali Rahantoknam, menegaskan pentingnya membangun kebanggaan terhadap produk buatan daerah sendiri, termasuk batik khas Kei. Ia mendorong agar Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga pendidik, hingga masyarakat luas dapat lebih mengutamakan penggunaan produk lokal dalam aktivitas sehari-hari.

“Kalau kita bangga orang Kei, kita pakai produk-produk lokal, kita pakai produk Kei,” kata Rahantoknam.

Rahantoknam menjelaskan, batik khas Kei memiliki kualitas yang tidak kalah bersaing dengan produk luar daerah, namun dengan harga yang lebih terjangkau. Karena itu, tidak ada alasan untuk tidak mendukung produk lokal yang juga memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat setempat.

Wakil Bupati juga secara khusus mengajak seluruh ASN dan tenaga pendidik di lingkungan pemerintah daerah untuk menjadi contoh dalam penggunaan batik khas Kei. Ia menilai, langkah tersebut dapat menjadi pemicu meningkatnya kebanggaan masyarakat terhadap produk lokal.

“Kedepan saya berharap semua ASN pakai baju batik dari Kei, jangan hanya senang pakai batik dari luar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan dukungan terhadap batik khas Kei harus dimulai dari kesadaran bersama masyarakat Maluku Tenggara sendiri. Jika bukan masyarakat daerah yang lebih dulu menggunakan dan bangga produk lokal, maka akan sulit untuk memperluas pasar ke luar daerah.

“Kalau bukan kita yang bangga, siapa lagi? Kalau bukan kita yang pakai duluan, siapa lagi?” ucapnya.

Dengan adanya dorongan tersebut, pemerintah daerah berharap batik khas Kei dapat menjadi identitas yang melekat kuat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Maluku Tenggara. Penggunaan produk lokal juga diharapkan mampu memperkuat rasa cinta daerah dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....