Majelis Taklim Kembangkan Kelompok Sayur, Didukung Pemuda Pemudi.

  • 22 Nov 2025 10:34 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur: Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis keluarga terus digencarkan oleh warga Ohoi Banda Ely melalui pembentukan Kelompok Sayur Majelis Taklim Al-Mukarramah Banda Ely. Program ini dikelola secara mandiri oleh para ibu-ibu Majelis Taklim dan mendapat dukungan penuh dari pemuda dan pemudi desa yang ikut membantu dalam proses perawatan hingga panen dan pemasaran hasil pertanian.

Program budidaya sayur tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Para pemuda dan pemudi terlibat aktif dalam pembersihan kebun, penyiraman, penanggulangan hama, serta distribusi hasil panen ke masyarakat. Kolaborasi antargenerasi ini dinilai sebagai bentuk nyata kebersamaan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan keluarga di desa.

Pengelola Kelompok Sayur Majelis Taklim Ismail Rumarian menyampaikan bahwa partisipasi pemuda dan pemudi sangat membantu, terutama dalam pekerjaan fisik yang membutuhkan tenaga ekstra. “para ibu-ibu sangat terbantu karena pekerjaan berat dapat dilakukan bersama-sama. Semangat gotong royong ini memberi kekuatan bagi kami untuk terus mengembangkan pertanian sayur di desa,” ujarnya.

Selain untuk kebutuhan konsumsi dan penjualan masyarakat, pengembangan Kelompok Sayur ini juga dipersiapkan sebagai langkah strategis untuk menyambut program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang direncanakan akan bergulir di wilayah Kecamatan Kei Besar Utara Timur. Pemerintah desa bersama kelompok masyarakat berinisiatif menjadikan Ohoi Banda Ely sebagai salah satu lokasi pendukung Dapur MBG, sehingga kebutuhan bahan pangan dapat dipenuhi mandiri dari hasil kebun sendiri.

Para pemuda dan Pemudi Banda Ely menegaskan bahwa kaum muda berkomitmen mendukung penuh program pemberdayaan ini. “Kami ingin terlibat langsung dalam program yang memberi manfaat ekonomi dan kesehatan bagi masyarakat. Bila Dapur MBG terealisasi, kita sudah siap dengan ketersediaan sayur dari hasil kebun sendiri,” jelasnya.

Masyarakat berharap program ini dapat terus berlanjut sebagai model pemberdayaan berkelanjutan sekaligus menjadi contoh bagi desa lain. Ke depan, kelompok berniat memperluas lahan tanam, menambah jenis tanaman sayur, serta mengembangkan sistem tata kelola pemasaran yang lebih baik demi meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi warga.

Dengan semangat gotong royong seluruh komponen desa, Kelompok Sayur Majelis Taklim Al-Mukarramah Banda Ely kini tidak sekadar menjadi kegiatan bercocok tanam, namun juga gerakan sosial ekonomi yang memperkuat persatuan dan kemandirian masyarakat.

Rekomendasi Berita