Memetik Harapan di Balik Jeruji: UMKM Warga Binaan
- 20 Okt 2025 09:01 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Jeruji besi tak lagi menjadi batas bagi kreativitas dan semangat berwirausaha. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, kantor wilayah ditjenpas maluku, warga binaan membuktikan bahwa mereka mampu berkarya dan menghasilkan produk-produk umkm berkualitas yang siap bersaing di pasar.
Program pembinaan kemandirian yang digalakkan Lapas Kelas IIB Tual telah membuka lembaran baru bagi mereka, mengubah masa hukuman menjadi kesempatan untuk berdaya. Beragam produk UMKM hasil kreasi warga binaan kini semakin diminati masyarakat. Mulai dari kerajinan tangan, Bengkel Motor, Cemilan hingga produk Gorengan.

Di Lapas Kelas IIB Tual, program pembinaan terstruktur diselenggarakan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis, seperti kerajinan rajutan, membuat batu nisan, prasasti, hingga membuat cemilan dan gorengan. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya revitalisasi fungsi pemasyarakatan.
"Kami tidak hanya melakukan pembinaan mental dan spiritual, tetapi juga membekali mereka dengan keahlian yang dapat menjadi modal usaha setelah bebas nanti. Semangat mereka untuk berwirausaha sangat tinggi," ujarnya.
Dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk Dinas Koperasi dan UMKM, serta partisipasi dalam berbagai pameran produk lokal. Pemasaran produk kini juga semakin diperluas melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan koperasi pemasyarakatan. Dengan demikian, hasil kerja keras warga binaan bisa menjangkau pasar yang lebih luas.
Ricky Dwi Biantoro, selaku Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, secara terpisah mengatakan kisah sukses para warga binaan Lapas Tual ini menjadi bukti nyata bahwa masa lalu bukanlah penentu masa depan. Dengan semangat juang dan dukungan yang tepat, mereka mampu bangkit dan menjadi pribadi yang produktif.
"Hasil karya mereka tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga simbol harapan dan tekad untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang mandiri dan berdaya," ujar Ricky.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....