Musim Panen Jadi Pemicu Ubi Jalar Susah Laris

  • 17 Jan 2025 16:24 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur : Ubi jalar atau yang dikenal dengan ubi manis dimana orang maluku menyebut sebagai Petatas beberapa hari belakangan ini banyak dijumpai di pasar langgur,Ibu Omy Renyaan pedagang di pasar langgur mengeluh akibat dagangannya belum habis terjual selama 2 hari bahkan untuk kembalikan modal saja belum cukup.

Di temui rri.co.id Renyaan menyampaikan faktor cuaca juga berpengaruh terhadap minat pembeli yang enggan datang ke pasar dan juga akibat musim panen sehingga banyak sekali di temui ubi jalar di pasar langgur.

''sekarang 1 tumpuk katong jual dengan harga Rp.20.000 kalau harga normal biasanya Rp 50.000 mo bikin bagaimana ini lagi musimnya'' tutur Renyaan.

Harga jual yang turun tidak mampu membuat dagangannya cepat habis terjual hal ini tentu berdampak kepada perekonomian keluarga walaupun ubi jalar bukan satu-satunya pangan lokal yang di jual dan terlihat beberapa jenis pangan lokal lainnya juga yang di jual di lapak usaha milik Ibu Omi Renyaan.

Beruntungnya rumah kediamannya tidak jauh dari pasar membuat beliau tidak khawatir untuk harus balik ke rumah dalam waktu sebentar sekedar istirahat sejenak atau untuk keperluan makan siang, sembari berharap semoga jualannya dapat dilirik oleh calon pembeli dan juga semoga siklus ini cepat berlalu sehingga pangan lokal yang di jualnya dapat terjual sesuai dengan keadaan semestinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....