Kemarau Panjang Menguntungkan Pengusaha Ikan
- 30 Agt 2026 05:05 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Musim kemarau panjang sangat menguntungkan pengusaha ikan kering karena teriknya matahari membuat proses penjemuran jauh lebih cepat dan kualitas ikan menjadi lebih baik.
Meskipun Harga ikan asin di pasaran tidak selalu stabil saat produksi melimpah, bahkan beberapa jenisnya sempat mengalami lonjakan harga tinggi akibat pasokan ikan segar dan faktor cuaca yang mengganggu nelayan melaut.
Namun di tempat sentra ikan teri asin di Tual milik Harun Usman, harga tetap stabil. Saat ditemuai di tempat usahanya minggu ( 29/8/2026), ia mengatakan meski proses pembuatan ikan teri asin tidaklah terlalu susah karena proses penjemuran yang mudah dibawah sinar matahari yang maksimal.
“Walaupun matahari panas , proses jemurnya tidak terlalu susah, tapi harga ikan tetap stabil karena dipengaruhi kurangnya pasokan ikan dari nelayan.” Papar Harun Usman
Harun Usman menjelaskan, harga ikan teri yang mahal disebabkan oleh beberapa faktor, yakni proses pengolahan yang rumit (penggaraman, perebusan dan pengeringan), cuaca yang tidak bersahabat yang menghambat proses penjemuran dan variasi tangkapan ikan teri.
Selain itu, kata Harun Usman permintaan pasar yang tinggi, salah satu pemicu kenaikan harga. Kendati demikian dia tetap mempertimbangkan ekonomi masyarakat sehingga mematok harga normal sesuai jenis ikan teri masing-masing, dan jenis ikan Teri Kaca adalah harga tertinggi di tempatnya yakni RP. 60.000 / kg.
Ditambahkan Harun Usman, saat ini untuk penyediaan stok ikan teri kering di tempatnya tetap stabil dikarenakan sebagaian besar nelayan tetap melaut dan menjual hasil laut pada perusahaannya. Ia pun masih mengirimkan ikan teri asin ke sejumlah daerah seperti Jawa, NTB, NTT, Makassar dan Papua dalam jumlah banyak sesuai permintaan pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....