Curah Hujan Tinggi Berpengaruh Pada Omzet
- 23 Jun 2025 22:04 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Curah hujan yang tinggi berdampak pada penghasilan usaha yang menurun. Hal itu dialami pengusaha cuci mobil dan motor di kota Tual, Ibu Erin dan Pak Irwan, saat ditemui rri.co.id di tempat usahanya belum lama ini.
Dikatakannya selama hampir sepuluh tahun menggeluti bisnis itu dinilai cukup bagus dan menjanjikan walaupun terjadi naik turun terlebih disaat musim hujan seperti ini. Menurut mereka omzet menurun drastis disebabkan sebagian banyak pelanggan enggan membersihkan kendaraan dengan alasan akan kotor lagi jika selama curah hujan masih terjadi.
Erin dan suaminya mengaku tetap optimis menjalankan usaha cuci mobil dan motor meskipun di musim hujan menjadi tantangan tersendiri. Musim hujan memang bisa membuat orang malas mencuci mobil, namun kebutuhan akan kebersihan kendaraan tetap ada. “Selama musim penghujan pemasukan sangat menurun tidak sama waktu musim hujan yang cukup lumayan, tapi disyukuri saja dan kita harus optimis untuk menjalankan usaha ini ” Papar Erin
Dijelaskan Erin, besaran upah satuan cuci mobil dan motor yakni, untuk satu unit mobil sedan dan sejenisnya Rp. 70.000, dump truk dan sejenisnya Rp.100.000 sedangkan untuk satu unit motor besar dan motor berukuran kecil masing – masing tarif Rp. 30.000. Diakuinya untuk omzet selama musim hujan berkisar Rp.300.000 – Rp. 700.000 jika dibandingkan waktu musim panas bisa mencapai Rp.500.000 – Rp.1.000.000 / hari.
Meskipun musim hujan bisa menjadi tantangan bagi usaha cuci mobil dan motor, tetap optimis adalah kunci. Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk menjaga bisnis tetap berjalan lancar. Misalnya, menawarkan layanan tambahan seperti detailing atau perawatan interior, serta memastikan kebersihan tempat cuci mobil dan ketersediaan perlengkapan yang memadai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....