Warga Tetap Beli Ikan Meskipun Harga Melonjak Tinggi

  • 08 Feb 2025 12:42 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur: Kondisi cuaca di perairan kei akhir-akhir ini memburuk, sehingga nelayan tidak melakukan aktivitas mereka seperti biasanya, hal ini berdampak pada kenaikan harga ikan yang melonjak tinggi di pasar langgur.

Hal ini disampaikan salah satu penjual ikan, Sunarti kepada rri.co.id ketika menawarkan ikan ke warga yang melewati tempat jualannya.

Sunarti mengatakan, suaminya seorang nelayan yang mencari ikan di seputaran perairan kei, namun dengan kondisi cuaca sehingga suaminya tidak melaut. Ada juga penjual yang beli ikan dari nelayan lain, tetapi harga ikan yang dijual pun sama harga dengan ikannya.

“Biasa di bulan februari itu tahun baru cina jadi memang kondisi laut sampai saat ini nelayan tidak berani untuk mencari ikan di laut, jangankan saya yang punya ikan sendiri hasil dari suami saya kadang ada kadang tidak ada, apalagi penjual lain yang mengharapkan nelayan lain yang nanti mereka beli. Mau untung berapa kalau ikan tidak dinaikan harga.” ungkap Sunarti

Sementara itu, Sopiya mengatakan walaupun harga ikan melonjak tinggi tetapi ia tetap beli. Kenaikan harga ikan ini memang diakui karena kondisi alam yang membuat para nelayan tidak bisa melakukan aktifitas mereka untuk mencari ikan.

“Sebelum cuaca buruk itu harga ikan memang murah kalau beli Rp.20.000 sudah banyak baru ikan bagus-bagus, tapi sekarang ikan yang harga 20.000 su naik harga Rp.50.000, mau tidak mau beli saja.” Katanya

Ikan dengan harga Rp.50.000 cukup bagi keluarga kecil tetapi kalau keluarga banyak seperti dirinya tidak cukup, sehingga sopiya beli ikan dengan berbagai jenis ikan dengan harga yang berbeda untuk stok dua sampai tiga hari kedepan bahkan seminggu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....