Nana Wulandari: Semangat PKK Tidak Boleh Terpengaru Efisiensi Anggaran
- 10 Jun 2026 07:38 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maluku Tenggara, Nana Wulandari, mengingatkan semangat pengabdian kader PKK tidak boleh surut meski pemerintah tengah menerapkan efisiensi anggaran. Gerakan PKK merupakan wadah pengabdian sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, sehingga membutuhkan komitmen dan ketulusan dari seluruh pengurus.
Pernyataan tersebut disampaikan Nana Wulandari saat menghadiri pelantikan Pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan itu menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus konsolidasi program pemberdayaan keluarga di tingkat kecamatan.
Nana menegaskan pelantikan pengurus bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kembali komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsi gerakan PKK. Pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan peran sebagai mitra pemerintah dalam memberdayakan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremoni belaka, melainkan momentum strategis untuk menguatkan kembali komitmen kita dalam mengemban tugas-tugas mulia gerakan PKK,” katanya.
Menurutnya, Tim Penggerak PKK memiliki posisi penting dalam mendukung program pembangunan daerah melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, pengurus yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri, menyusun program kerja, serta menghadirkan inovasi yang selaras dengan Sepuluh Program Pokok PKK.
“Kami berharap pengurus yang baru saja dilantik dapat segera menyesuaikan diri, menyusun program kerja, dan melakukan inovasi-inovasi yang selaras dengan Sepuluh Program Pokok PKK,” ujarnya.
Dalam arahannya, Nana menekankan empat hal yang perlu menjadi perhatian pengurus PKK Kecamatan Kei Besar Utara Barat. Keempat aspek tersebut meliputi penguatan kelompok kerja (pokja), peningkatan sinergi dan kolaborasi, penguatan kapasitas pengurus, serta ketulusan dalam mengabdi kepada masyarakat.
Ia menilai ketulusan menjadi modal utama dalam menjalankan tugas sebagai kader PKK karena organisasi tersebut dibangun atas dasar semangat sukarela. Para pengurus diingatkan bahwa keberhasilan program PKK tidak ditentukan oleh besarnya imbalan, melainkan oleh komitmen dan dedikasi dalam melayani masyarakat.
“Di PKK ini tidak ada gaji. Kita semua adalah relawan yang bekerja untuk masyarakat, sehingga yang dibutuhkan adalah ketulusan dan semangat pengabdian,” tegasnya.
Nana juga mengajak seluruh pengurus untuk tetap optimistis dan bekerja dengan penuh semangat meskipun pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran. Efisiensi hanya berlaku pada pengelolaan keuangan, sedangkan semangat untuk melayani masyarakat tidak boleh berkurang.
Ia berharap kepengurusan yang baru mampu memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Melalui program yang terencana dan kolaborasi yang baik, PKK diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak pembangunan masyarakat hingga tingkat desa dan keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....