Puting Beliung Rusak Tiga Rumah Warga di Kei Besar, Pemkab Malra Bergerak Cepat

  • 13 Mei 2026 11:47 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Bencana angin puting beliung menerjang Ohoi Waer, Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIT dan menyebabkan tiga rumah warga mengalami kerusakan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, para korban terpaksa mengungsi ke rumah tetangga karena kondisi rumah yang terdampak belum aman ditempati.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara langsung bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian tersebut. Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, segera menginstruksikan Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), Camat Kei Besar Utara Barat, serta instansi terkait lainnya untuk melakukan pendataan dan penanganan awal di lokasi terdampak.

“Bupati langsung memerintahkan seluruh pihak terkait untuk segera turun melakukan pendataan dan penanganan terhadap warga terdampak,” kata Staf Khusus Bupati Maluku Tenggara, Luther Chaky Rahayaan.

Sementara itu, Kepala Ohoi Waer, Stepanus Tajanan, saat dihubungi tim RRI melalui sambungan telepon membenarkan adanya kerusakan sejumlah rumah warga akibat terjangan angin puting beliung yang terjadi secara tiba-tiba. Ia mengatakan pemerintah ohoi telah melaporkan peristiwa tersebut kepada Dinas Perumahan dan Permukiman serta BPBD untuk segera ditindaklanjuti.

Menurut Stepanus, bantuan mendesak yang saat ini dibutuhkan warga berupa sandang, pangan, dan papan karena sebagian korban harus mengungsi sementara ke rumah kerabat dan tetangga. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera menyalurkan bantuan darurat agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

“Korban saat ini mengungsi ke rumah tetangga dan kami sudah melaporkan kejadian ini untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Stepanus.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lokasi kejadian, rumah milik Stepanus Tajanan mengalami kerusakan paling parah akibat terpaan angin kencang. Sementara rumah milik Kristian Lasibjanan mengalami kerusakan pada bagian bumbungan dan kamar mandi, sedangkan rumah Korneles Buce Tayanan rusak pada bagian dapur dan kamar mandi.

Peristiwa tersebut sempat membuat warga panik karena angin datang secara tiba-tiba disertai cuaca buruk. Hingga Rabu siang, aparat pemerintah bersama warga masih melakukan pendataan serta membersihkan material bangunan yang rusak akibat bencana tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....