Kadis PUTR Malra Tanggapi RDP Terkait Program Air Minum DAK dan Basic Price

  • 07 Mei 2026 23:23 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Maluku Tenggara, Herling Priartha, menanggapi masukan Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku Tenggara, Jainudin Rada, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Malra, Rabu (6/5/2026). Tanggapan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan program air minum yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), khususnya menyangkut ketiadaan basic price.

Herling menjelaskan sejak tahun sebelumnya pemerintah daerah tidak memiliki penetapan basic price sebagai acuan resmi pelaksanaan kegiatan. Kondisi tersebut membuat Dinas PUTR harus melakukan survei harga secara mandiri di lapangan sebelum pekerjaan dilaksanakan.

“Sepengetahuan saya dan kepala bidang, sejak tahun lalu tidak ada basic price, sehingga kami melakukan survei mandiri di toko-toko untuk mendapatkan harga rata-rata sebelum pelaksanaan kegiatan,” ujar Herling.

Ia menambahkan, survei tersebut dilakukan dengan keterbatasan anggaran dan sumber daya sehingga hanya mengandalkan data harga dari sejumlah toko di lapangan. Hasilnya kemudian digunakan sebagai dasar sementara dalam pelaksanaan program air minum berbasis DAK.

Herling menilai kondisi fluktuasi harga saat ini membuat penggunaan data tanpa dasar harga resmi menjadi berisiko terhadap capaian target pekerjaan. Ia mencontohkan potensi berkurangnya jumlah sambungan rumah akibat kenaikan harga material yang tidak terprediksi.

“Kalau kita pakai harga yang tidak berbasis data resmi, sangat berisiko terhadap target pekerjaan. Bisa saja dari 100 rumah yang direncanakan, turun menjadi 20 rumah karena kenaikan harga material,” ujar Herling.

Selain itu, ia menegaskan penggunaan DAK memiliki mekanisme dan petunjuk teknis yang harus dipatuhi, termasuk koordinasi dengan Kementerian PUPR melalui sistem e-monitoring. Menurutnya, setiap perubahan harus memiliki dasar administrasi yang jelas agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....