Kemenag Saumlaki Dukung Peran Guru di SMPTK Seira

  • 17 Jan 2026 14:58 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Aloisius P. Rumwarin, S.Fil. menerima kunjungan silaturahmi dari Kepala Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK) Kadesi Seira, Kecamatan Wermaktian, Nehemia Refialy, S.Pd.K, Jumat (16/1/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kakankemenag tersebut turut didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Kristen Kantor Kemenag KKT, Fernolof Unitly, S.Pd.K. Kunjungan ini bertujuan untuk mengoordinasikan kondisi terkini pendidikan keagamaan di wilayah Seira sekaligus penyampaian usulan bantuan sarana dan prasarana (Sapras).

Dalam pertemuan tersebut, Refialy memaparkan potret perjuangan para tenaga pendidik di SMPTK Kadesi Seira. Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sekolah yang dipimpinnya hanya memiliki tiga ruang kelas.

Kondisi minimnya fasilitas ini memaksa para guru untuk mencari cara alternatif agar roda administrasi sekolah tetap berputar. Kurangnya ruangan membuat fungsi kantor dialihkan ke rumah kediaman pribadi, bahkan tak jarang para guru harus melakukan aktivitas perkantoran di bawah pohon di lingkungan sekolah.

"Keterbatasan ruang kelas membuat kami harus berbagi. Jika ruang kelas digunakan penuh untuk proses belajar mengajar, maka kami para guru terpaksa memanfaatkan area di bawah pohon atau kembali ke rumah untuk menyelesaikan urusan administrasi. Meski dalam keterbatasan, semangat kami untuk mendidik anak-anak di Wermaktian tidak boleh surut," ungkap Refialy.

Mendengar laporan tersebut, Kakankemenag Aloisius P. Rumwarin menyatakan keprihatinan sekaligus apresiasi yang mendalam atas dedikasi luar biasa para guru SMPTK Kadesi Seira. Sebagai langkah konkret dukungan pemerintah, Rumwarin langsung menandatangani dua buah proposal yang diajukan oleh pihak sekolah.

Proposal tersebut merupakan permohonan bantuan pendanaan sarana prasarana yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia.

"Negara harus hadir dalam memberikan kenyamanan bagi pendidik dan peserta didik. Penandatanganan proposal ini adalah bentuk komitmen kami di Kemenag KKT untuk memperjuangkan hak-hak pendidikan di wilayah pelosok.

“Kami berharap Dirjen Bimas Kristen dapat mengakomodir usulan ini agar aktivitas 'berkantor di bawah pohon' tidak lagi menjadi pemandangan sehari-hari," tegas Rumwarin.

Senada dengan Kakankemenag, Kasi Pendidikan Kristen, Fernolof Unitly, menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses usulan ini. Menurutnya, pemenuhan standar sarana prasarana adalah kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan teologi Kristen di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Mengingat letak geografis Kecamatan Wermaktian yang menantang, faktor cuaca menjadi penentu kelancaran koordinasi antarwilayah. Refialy menyampaikan bahwa dirinya berencana untuk kembali melakukan koordinasi intensif dengan Kantor Kemenag KKT jika kondisi cuaca dan transportasi laut memungkinkan.

"Kami sangat berterima kasih atas respon cepat Bapak Kepala Kantor dan Bapak Kasi. Harapan kami, jika kondisi cuaca membaik, kami akan segera kembali lagi untuk berkoordinasi mengenai langkah-langkah teknis selanjutnya," ucap Refialy.

Kunjungan ini diakhiri dengan harapan besar bahwa sinergi antara satuan pendidikan di akar rumput dengan Kantor Kementerian Agama dapat membawa perubahan nyata bagi kualitas sarana pendidikan di Bumi Tanimbar, demi melahirkan generasi emas yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....