Desa Romean dan Desa Kelaan, Gelar Panas Pela di KKT

  • 01 Okt 2025 15:36 WIB
  •  Tual

KBRN. Langgur : Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan budaya yang luar biasa. Dengan lebih dari 17.000 pulau, 1.300 suku bangsa, dan lebih dari 700 bahasa daerah, Indonesia memiliki warisan budaya yang unik dan beragam. Melestarikannya bukan hanya tentang menjaga tradisi, tetapi juga tentang mempertahankan identitas dan jati diri bangsa. 

Dengan demikian, adat istiadat akan tetap hidup dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Adat istiadat merupakan warisan budaya yang mengandung nilai-nilai luhur dan identitas suatu bangsa.

Masyarakat Negeri Kecamatan Fordata (romean) Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar panas pela di Desa Kelaan, 

Prosesi panas pela diantara dua kampung tersebut dimulainya dengan sapa adat dan dilanjutkan dengan melibatkan seluruh pria dewasa yang di atas 19 - 60 tahun dalam ikut serta dengan tarian adat yang dipentaskan di desa kelaan oleh masyarakat desa romean.

Disaat rri.co.id telepon bersama Nody Sarlia salah satu anak pemudah desa romean. Rabu (01/10/2025) mengatakan budaya panas pela adalah warisan para leluhur yang terus dilestarikan hingga saat ini guna menghangatkan hubungan persaudraan antara kedua desa.  

"Tarian yang dilakukan pada saat kegiatan berlangsung dengan dinamakan tarian Tnabar Ila'a dan juga ada beberapa kegiatan yang dilakukan dengan nama Doku Temarlolan ( duduk tukar pikiran ) mengenai hal - hal penting demi hibungan antara kedua desa." Ujar Noldy Sarlia

Adat istiadat merupakan warisan budaya yang mengandung nilai-nilai luhur dan identitas suatu bangsa. Di tengah arus globalisasi yang semakin deras, menjaga dan melestarikan adat istiadat menjadi tugas yang sangat penting. Bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, tetapi juga sebagai upaya untuk mempertahankan jati diri bangsa agar tidak tergerus oleh budaya asing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....