Literasi Alquran Membutuhkan Pembinaan Rutin dan Berkelanjutan
- 13 Agt 2025 21:52 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Kepala Seksi Penyelenggara Pendidikan Islam (Pendis), Idham Halik Rumaf, mencanangkan program bimbingan serta memandu Literasi Al-Qur'an siswa/i Madrasah se-Kepulauan Tanimbar, Rabu (13/8/2025). Kegiatan ini diawali dengan pemetaan bakat siswa diakhir bulan Juni lalu pada MI dan MTs Al-Azhar Kota Saumlaki.
Program yang baru dicanangkan satu bulan ini mendapat respon positif dari berbagai elemen masyarakat muslim Kepulauan Tanimbar, bukan hanya di Kota Saumlaki, akan tetapi sampai pada keluarga besar madrasah dan Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ) di Desa Larat, Kilon, Karatat dan Labobar.
Dan pembinaan perdana telah dilakukan awal bulan juli 2025 dengan melibatkan siswa-siswi MTs dan Al-Azhar. Pembinaan yang dijadwalkan dua kali dalam seminggu itu, kembali dilakukan di MIS Al-Azhar.
Pembinaan yang dilakukan Rumaf, telah disepakati oleh Pihak Madrasah, Yayasan, Komite MIS dan orang tua siswa MTs Al-Azhar dan dijadwalkan selama satu semester ke depan yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman baca tulis Al-qur'an, serta praktek membaca Al-qur'an dengan irama, lagu dan fariasi yang baik dan benar sesuai dengan kaedah ilmu tajwid.
Rumaf mengakui bahwa hal ini tidak semuda membalik telapak tangan, dan yang dibayangkan akan tetapi dengan niat ikhlas, semangat dan komitmen bersama semua pihak diharapkan program pembinaan yang dilakukan setiap hari Jumat dan Sabtu ini bisa mendapatkan siswa-siswi madrasah dan santri/santriwati pada LPQ yang berbakat dan potensial yang belum tersentuh dengan pembinaan, khususnya dalam bidang lagu dan Tilawah Al-Qur'an sebagai aset Bumi Duan Lolat dimasa datang.
Disamping itu, pembinaan ini bertujuan untuk menyiapkan siswa-siswi madrasah yang berkualitas sejak dini untuk menghadapi berbagai efen program kegiatan internal madrasah secara berjenjang antar satuan pendidikan, antar kabupaten/kota dan Provinsi maupun nasional.
Dicontohkan kegiatan seperti ANBK, OSM, KSM serta kegiatan eksternal yakni MTQ dan STQ pada masa yang akan datang, karena hanya melalui pembinaan yang terprogram dengan baik dan intensif.
Rumaf berharap Madrasah di Bumi Duanolat akan mengalami perubahan signifikan sehingga diharapkan siswa-siswi madrasah dapat menemukan jati dirinya atau khas madrasah di masa yang akan datang.
Di sela-sela pembinaan tersebut Rumaf juga menempatkan waktu untuk mensosialisasikan kurikulum CINTA kepada para guru dan siswa-siswa, pendidikan akhlak dan karakter, pembiasaan sholat Dhuha, praktek wudhu dan sholat.
Sementara itu, Kepala MIS Al-Azhar, Sukriyadi, dan Kepala MTs Al- Azhar Saumlaki Yadmi Iva Valulia, mengungkapkan rasa syukur, antusias dan kegembiraan karena harapan dan impian para guru dan orang tua murid puluhan tahun selama ini telah terjawab dengan program baru yang dicanangkan dan dibimbing langsung oleh Kasi Pendis Kemenag KKT.
Menurut Sukriyadi yang juga putra Daerah Asal Kecamatan Wuar Labobar, sekaligus Sekretaris LPTQ KKT pembinaan ini bukan hanya untuk masa depan madrasah, akan tetapi untuk kepentingan KKT, dan ini bisa direkomendasikan kepada LPTQ Kabupaten.
Diakhir ungkapannya ia mengucapkan rasa bangga dan terima ksih mendalam kepada Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Tanimbar, Aloysius Paskhalis Rumwarin, yang telah memberikan perhatian penuh kepada Madrasah dengan dukungan program pembinaan lansung dari Kepala Penyelenggara Pendidikan Islam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....