Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

  • 01 Okt 2026 07:04 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID,Langgur - Bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober untuk mengenang kembali sejarah kelam peristiwa Gerakan 30 September (G30S) 1965. Peristiwa tersebut menewaskan tujuh perwira tinggi dan pertama TNI Angkatan Darat yang jasadnya ditemukan di sebuah sumur tua di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada 3 Oktober 1965. Ketujuh pahlawan revolusi tersebut meliputi Letjen Ahmad Yani, Mayjen R. Suprapto, Mayjen M.T. Haryono, Mayjen S. Parman, Brigjen D.I. Panjaitan, Brigjen Sutoyo Siswomiharjo, dan Lettu Czi Pierre Tendean.

Dilansir dari detikcom, Peringatan ini resmi ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 oleh pemerintah sejak tahun yang sama. Penetapan tanggal 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali kedudukan ideologi negara dalam menghadapi berbagai rongrongan terhadap keutuhan bangsa.

Lebih lanjut, makna kesaktian dalam peringatan ini tidak merujuk pada hal-hal mistis, melainkan menggambarkan kekuatan dan keteguhan Pancasila sebagai ideologi serta dasar negara. Pancasila terbukti ampuh dalam menjaga persatuan masyarakat Indonesia yang majemuk dari berbagai latar belakang suku, agama, ras, dan budaya di tengah dinamika persoalan bangsa.

Selain untuk mengenang perjalanan sejarah, momentum Hari Kesaktian Pancasila diarahkan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme serta memperkuat kesadaran kolektif masyarakat. Peringatan ini diharapkan mampu mendorong publik agar tidak sekadar memahami, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Implementasi nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui sikap sederhana di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Mulai dari sila pertama hingga kelima, nilai-nilai seperti meningkatkan ketakwaan, menghormati perbedaan, mengutamakan gotong royong, bermusyawarah, dan bersikap adil menjadi kunci utama dalam merawat harmoni serta persatuan nasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....