Hari Dharma Wanita Nasional

  • 05 Agt 2026 07:55 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Organisasi Dharma Wanita resmi berdiri pada 5 Agustus 1974 sebagai wadah pemersatu bagi para istri pegawai negeri di Indonesia. Berawal dari sebuah perhimpunan yang berfokus pada pilar keluarga Aparatur Sipil Negara, organisasi ini terus tumbuh dan memperluas jangkauannya hingga menjelma menjadi salah satu organisasi perempuan terbesar dan paling berpengaruh di tanah air.

Dilansir dari wikipedia, pembentukan Dharma Wanita tidak lepas dari prakarsa Ibu Negara saat itu, Tien Soeharto, yang kemudian diwujudkan oleh Amir Machmud selaku Ketua Dewan Pembina KORPRI pada masa tersebut. Pada awal pendiriannya, keanggotaan organisasi ini mencakup para istri pegawai Republik Indonesia, anggota ABRI yang dikaryakan, hingga pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selama era Orde Baru, organisasi ini memegang peran strategis dalam menunjang kedinasan serta membina kesatuan di lingkungan abdi negara.

Seiring bertiupnya angin Reformasi pada tahun 1998, Dharma Wanita mengalami reorientasi dan transformasi yang sangat mendasar. Menyikapi dinamika perubahan zaman, organisasi ini secara tegas melepaskan seluruh muatan dan intervensi politik pemerintah. Langkah historis tersebut melahirkan nama baru, yakni Dharma Wanita Persatuan (DWP), sekaligus menegaskan posisinya sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang netral dari politik praktis, independen, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi.

Kini, Dharma Wanita Persatuan berdiri teguh sebagai kekuatan independen yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Dengan jaringan organisasi yang membentang dari tingkat pusat, kementerian, hingga ke pemerintah daerah, DWP membuktikan eksistensinya bukan lagi sekadar pendamping instansi, melainkan mitra strategis dalam pembinaan masyarakat dan pembangunan bangsa secara inklusif.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....