Hari Kebaya Nasional, Wujud Pelestarian Warisan Budaya Indonesia

  • 24 Jul 2026 13:39 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Masyarakat Indonesia kembali memperingati Hari Kebaya Nasional yang jatuh pada 24 Juli sebagai momentum untuk menguatkan pelestarian kebaya sebagai salah satu identitas budaya bangsa. Peringatan ini menjadi ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda melalui penggunaan kebaya dalam berbagai kegiatan.

Dilansir dari wikipedia, Hari Kebaya Nasional ditetapkan oleh pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2023. Penetapan tanggal 24 Juli merujuk pada momen bersejarah ketika kebaya dikenakan secara serentak oleh para peserta Kongres Wanita Indonesia (Kowani) pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Kowani yang berlangsung pada 24 Juli 1964. Peristiwa tersebut menjadi simbol peran kebaya sebagai busana yang merepresentasikan jati diri perempuan Indonesia.

Di berbagai daerah, peringatan Hari Kebaya Nasional diisi dengan beragam kegiatan, seperti parade kebaya, pertunjukan seni budaya, pameran wastra, seminar, hingga kampanye mengenakan kebaya di lingkungan sekolah, perkantoran, dan instansi pemerintah. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan kebaya sebagai busana yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga mengandung sejarah, filosofi, dan keberagaman budaya Nusantara.

Melalui peringatan Hari Kebaya Nasional, diharapkan semakin banyak masyarakat yang bangga mengenakan kebaya dalam berbagai kesempatan. Pelestarian kebaya menjadi tanggung jawab bersama agar warisan budaya Indonesia tetap lestari, dikenal secara luas, dan terus berkembang seiring dengan kreativitas generasi masa kini tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang melekat di dalamnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....