B50 Resmi Meluncur, Harga Biosolar di SPBU Tetap Rp6.800 per Liter

  • 13 Jul 2026 14:27 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Presiden RI Prabowo Subianto resmi meluncurkan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) biodiesel dengan campuran 50% minyak sawit (B50) pada Kamis (9/7/2026). Inisiatif ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori B50, sebuah langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan energi nasional dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam domestik secara maksimal.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa implementasi B50 akan memberikan dampak ekonomi signifikan berupa penghematan devisa negara hingga Rp 170 triliun, meningkat dibandingkan era B40. Selain itu, program ini diproyeksikan menyerap 2,1 juta tenaga kerja, memberikan nilai tambah industri Crude Palm Oil (CPO) sebesar Rp 23,49 triliun, serta menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 44,46 juta ton CO2.

Terkait harga, pemerintah memastikan tidak ada kenaikan tarif untuk Biosolar B50 yang disubsidi. Masyarakat tetap dapat membeli BBM tersebut dengan harga Rp 6.800 per liter di SPBU. Kebijakan ini berlaku secara luas, tidak hanya di sektor transportasi darat, tetapi juga mencakup sektor pertambangan, pertanian, perikanan, kelautan, dan perkeretaapian.

Sementara itu, untuk produk BBM non-subsidi, harga akan mengikuti formula harga keekonomian yang ditetapkan badan usaha sesuai aturan pemerintah. Kementerian ESDM sendiri telah menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) biodiesel untuk Juli 2026 sebesar Rp 14.562 per liter, sebagai acuan dalam perhitungan biaya produksi di tengah upaya pemerintah mengakhiri ketergantungan pada impor solar.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....