Mengenang 23 juni sebagai hari janda internasional

  • 24 Jun 2026 11:38 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Setiap tanggal dalam kalender menyimpan berbagai cerita melalui sejumlah peringatan penting di berbagai belahan dunia. Tak terkecuali tanggal 23 Juni yang diperingati sebagai hari janda internasional.

Seperti apa latar belakang dan cerita di balik peringatan tersebut? Simak ulasan selengkapnya berikut ini yang disadur dari laman National Today!

Peringatan lainnya yang juga diperingati pada tanggal 23 Juni adalah Hari Janda Internasional. Peringatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran terhadap berbagai tantangan yang dihadapi para janda di seluruh dunia.

Hari Janda Internasional menyoroti persoalan seperti kemiskinan, diskriminasi, kekerasan, hingga pengabaian hak-hak dasar pada janda.

Peringatan Hari Janda Internasional ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi pada 21 Desember 2010. Namun, peringatan tersebut telah diperingati sejak 2005 oleh Yayasan Loomba melalui kampanye global.

Yayasan Loomba didirikan oleh Rajinder Loomba, anggota House of Lords di Inggris. Ia terinspirasi oleh perjuangan ibunya yang harus menghadapi berbagai kesulitan setelah menjadi janda pada usia 37 tahun.

Melalui kampanye yang dilakukan Yayasan Loomba, isu mengenai kehidupan para janda semakin mendapat perhatian dunia. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika PBB secara resmi menetapkan 23 Juni sebagai Hari Janda Internasional.

Peringatan tersebut menjadi pengingat agar masyarakat semakin sadar bahwa masih banyak janda yang menghadapi ketidakadilan, termasuk penolakan hak waris dan stigma sosial di sejumlah negara. Hari Janda Internasional diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memberikan dukungan, perlindungan, dan penghormatan yang layak kepada mereka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....