Mengusung Tema Kearifan Lokal, Pelepasan dan Pentas Seni TK Negeri Pembina Langgur
- 09 Jun 2026 20:02 WIB
- Tual
KBRN_ Langgur: Suasana penuh hikmat dan rasa kekeluargaan menyelimuti Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara saat digelarnya acara Pelepasan dan Pentas Seni siswa-siswi Kelas B TK Negeri Pembina Langgur. Acara tahunan ini mengusung tema yang sangat mendalam, yaitu Anak Hebat Cinta Kearifan Lokal, Merajut Mimpi Lestarikan Budaya.
Pentas seni ini menjadi panggung pembuktian kreativitas anak-anak usia dini yang tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Kei, tetapi juga keberagaman budaya Nusantara lainnya seperti tarian khas Ambon, Makassar, dan daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah TK Negeri Pembina Langgur, Farida Ariyani Ingratubun, S.Pd, tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya di hadapan para undangan dan orang tua murid.
"Saya sangat bangga dengan putra-putri Kelas B TK Negeri Pembina Langgur. Tiga tahun bersama mereka, belajar dan bermain, adalah momen yang luar biasa. Bahkan dalam menyiapkan diri untuk acara pentas seni ini, mereka menunjukkan kesiapan dan penampilan yang sangat baik," ujar Ingratubun.
Ingratubun juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh orang tua siswa yang selama ini selalu kompak dan memberikan dukungan penuh terhadap setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak sekolah.
Sementara itu, Bupati Maluku Tenggara dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur di era modern.
Rahantoknam menyampaikan beberapa poin penting terkait komitmen pemerintah daerah, Kearifan lokal adalah warisan leluhur yang wajib dilestarikan dan diwariskan dari generasi ke generasi di Tanah Kei.
dan Maluku Tenggara adalah daerah yang kaya akan budaya dan bahasa daerah yang menjadi identitas utama masyarakatnya. sehingga Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sangat mendukung penuh upaya pelestarian dan pengembangan budaya adat Kei sejak usia dini.
"Pentas seni seperti ini merupakan wadah yang sangat baik untuk menunjukkan rasa cinta tanah air serta mengenalkan akar budaya kita kepada anak-anak sejak usia dini," tutur Rahantoknam membaca sambutan tersebut.
Di akhir sambutan, Rahantoknam menitipkan pesan dan harapan besar kepada para orang tua agar tidak putus dalam memberikan pendampingan kepada anak-anak mereka di rumah. Peran orang tua sangat penting agar generasi muda Maluku Tenggara terus mengenal, mencintai, dan menjaga kelestarian budaya lokal mereka di masa depan, karena rumah adalah sekolah pertama anak, dan orang tua adalah guru pertama sehingga orang tua terus mendampingi anak mengenal budaya lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....