BMKG Menganalisa Aktifitas Kegempaan di Maluku Terus Terjadi

  • 09 Jun 2026 05:02 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku Tenggara, Oktovianus J. Zadrak memastikan, gempa tektonik yang terjadi di Mindanao Filipina pada Senin pagi 8 Juni tidak berdampak di Kepulauan Kei. Gempa dengan kekuatan magnitudo 7,7 ini tercatat guncangannya terasa di beberapa wilayah di Indonesia yang lokasinya berdekatan dengan pusat gempa seperti Sulawesi Utara, Kalimnatan Timur, dan Maluku Utara.

Zadrak mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir dan panik dalam menyikapi setiap informasi atas peristiwa gempa yang terjadi di Filipina. Ia menjelaskan, sesuai hasil analisa yang dilakukan, aktifitas kegempaan di wilayah Maluku terus terjadi setiap hari, namun mengingat kekuatannya berskala kecil maka guncangannya nyaris tidak terasa.

“Tidak perlu resah, untuk wilayah Maluku terutama Kepulauan Kei tidak terdampak, namun perlu diketahui bahwa aktivitas kegempaan di Maluku ini terus terjadi walaupun hanya skala kecil, hampir setiap hari itu ada,” kata Zadrak.

Pusat gempa di Maluku diketahui berada di wilayah Kepulauan Banda dengan rata-rata kekuatan magnitudo 3 hingga 4,0. Meski berkekuatan kecil, namun Zadrak mengharapkan masyarakat terus memantau setiap perkembangan terkait kegempaan di Maluku terutama di Kepulauan Kei melalui informasi resmi dari BMKG sebagai rujukan sebelum beraktifitas. Hal ini bertujuan sebagai referensi dan acuan utama dalam menjalankan aktifitasnya, baik di darat, laut, maupun di udara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....