BPS Maluku Tenggara Pastikan Perlindungan Petugas Sensus Ekonomi 2026

  • 04 Jun 2026 09:20 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Keselamatan dan perlindungan petugas lapangan menjadi perhatian penting menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Untuk memastikan petugas bekerja dengan aman saat melakukan pendataan di berbagai wilayah, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maluku Tenggara menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Kerja sama tersebut dilakukan sebagai langkah memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi petugas yang akan bertugas mengumpulkan data ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Maluku Tenggara. Program perlindungan ini mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama petugas menjalankan tugas kedinasan.

Kepala BPS Kabupaten Maluku Tenggara, Freddy Abrahams, mengatakan petugas sensus memiliki peran strategis karena menjadi ujung tombak pengumpulan data yang akan digunakan dalam berbagai perencanaan pembangunan. Karakteristik wilayah kepulauan dan tantangan geografis di Maluku Tenggara membuat aspek perlindungan kerja menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.

"Petugas lapangan adalah garda terdepan dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Karena itu, BPS Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen memberikan perlindungan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan agar seluruh petugas dapat melaksanakan tugas dengan rasa aman," kata Freddy, Selasa (2/6/2026).

Freddy menjelaskan, petugas nantinya akan melakukan pendataan langsung terhadap pelaku usaha yang tersebar di desa dan kelurahan, termasuk wilayah yang memiliki akses transportasi dan kondisi geografis yang menantang. Dengan adanya perlindungan tersebut, petugas diharapkan dapat bekerja lebih fokus tanpa mengabaikan aspek keselamatan selama berada di lapangan.

Selain memberikan rasa aman bagi petugas, kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026. Data yang dikumpulkan melalui kegiatan tersebut akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, pengembangan dunia usaha, dan perencanaan program pemerintah di tingkat daerah maupun nasional.

"Kami ingin memastikan seluruh petugas yang terlibat mendapatkan perlindungan yang memadai sehingga dapat menjalankan tugas secara optimal dan menghasilkan data yang akurat serta berkualitas," ujarnya.

BPS menilai keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya ditentukan oleh metode dan kualitas pendataan, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia yang bertugas di lapangan. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, dinilai penting untuk menjamin kelancaran pelaksanaan sensus.

Kerja sama tersebut sekaligus menunjukkan sinergi antarlembaga dalam mendukung pembangunan statistik nasional yang lebih kuat. Melalui data yang akurat dan komprehensif, pemerintah diharapkan memiliki dasar yang lebih baik dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....