Gotong Royong dan Kepedulian Sosial Jadi Kunci Kemajuan Maluku Tenggara

  • 01 Jun 2026 21:11 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemajuan daerah yang berkelanjutan. Pesan itu ditunjukkan langsung oleh Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun saat bergabung bersama warga dalam kegiatan pengecoran dak Masjid Nurul Sholeh di Ohoi Ohoitel Puncak, Senin (1/6/2026).

Kehadiran Bupati di lokasi pembangunan masjid tidak sekadar menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap pembangunan rumah ibadah, tetapi juga bentuk ajakan kepada masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Bersama warga, ia terlibat langsung dalam proses pengecoran sebagai wujud nyata pembangunan merupakan tanggung jawab bersama.

"Kemajuan dan pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melalui program-program kerja. Pembangunan yang kokoh dan bermakna harus ditopang oleh partisipasi aktif masyarakat yang dibangun di atas semangat gotong royong, persaudaraan, dan kepedulian bersama," ujar Bupati.

Menurut Thaher, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran atau banyaknya proyek yang dilaksanakan pemerintah, tetapi juga dari kuatnya keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Karena itu, nilai gotong royong harus terus dipelihara sebagai modal sosial yang mampu mempercepat kemajuan sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.

Pembangunan Masjid Nurul Sholeh, menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi kehidupan sosial dan keagamaan warga. Selain menghadirkan fasilitas ibadah yang lebih layak, proses pembangunan yang dilakukan secara bersama-sama turut mempererat hubungan antarsesama warga.

"Jika masyarakat dan pemerintah berjalan bersama, maka pembangunan akan lebih cepat, lebih kuat, dan hasilnya dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh generasi yang akan datang," katanya.

Partisipasi Bupati dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat Ohoi Ohoitel Puncak yang menilai kehadiran pemimpin di tengah warga menjadi motivasi tersendiri untuk terus berkontribusi dalam pembangunan. Salah seorang warga, Yusuf Rumfabean, mengatakan kehadiran Bupati yang ikut bekerja bersama masyarakat menunjukkan pembangunan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh warga.

"Kami merasa senang karena Bapak Bupati tidak hanya datang melihat, tetapi ikut bekerja bersama masyarakat. Ini memberi semangat bagi kami untuk terus menjaga budaya gotong royong demi kemajuan desa dan daerah," ujar Yusuf.

Semangat kebersamaan yang terbangun melalui pembangunan Masjid Nurul Sholeh itu diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat di berbagai ohoi di Maluku Tenggara untuk terus memperkuat gotong royong sebagai landasan Pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan kesejahteraan serta mempercepat kemajuan daerah hingga ke tingkat desa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....