Nilai Larvul Ngabal Selaras dengan Ajaran Ahlussunnah wal Jamaah
- 22 Mei 2026 11:53 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Ketua Nahdlatul Ulama Cabang Maluku Tenggara, Ahmad Raharusun, menegaskan nilai-nilai adat dalam falsafah Larvul Ngabal memiliki keselarasan dengan prinsip Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah yang menjunjung moderasi, toleransi, dan persatuan. Menurut dia, nilai adat dan ajaran keagamaan harus berjalan seiring dalam menjaga kehidupan masyarakat di Maluku Tenggara.
Raharusun mengatakan masyarakat Maluku Tenggara sejak lama hidup dengan nilai kebersamaan, penghormatan terhadap hukum adat, dan persaudaraan sosial yang menjadi bagian dari falsafah Larvul Ngabal. Nilai-nilai itu, kata dia, sejalan dengan prinsip Nahdlatul Ulama yang mengedepankan sikap moderat dan menghargai keberagaman.
“Nilai Larvul Ngabal selaras dengan semangat Ahlussunnah wal Jamaah yang moderat, toleran, dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan,” kata Raharusun saat menyampaikan sambutan acara pelantikan kepengurusan GP Ansor Cabang Maluku Tenggara di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan kehadiran kader Gerakan Pemuda Ansor tidak hanya untuk menjaga agama, tetapi juga menjaga adat istiadat dan kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat. Karena itu, kader Ansor diminta menjadi bagian dari upaya menjaga keharmonisan sosial sekaligus memperkuat persatuan masyarakat di daerah kepulauan.
“Jangan beri ruang bagi radikalisme dan intoleransi. Kehadiran kita untuk menjaga agama, menjaga adat, dan menjaga bangsa,” ujarnya.
Menurut Raharusun, tantangan sosial dan perkembangan paham intoleran membuat organisasi kepemudaan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas masyarakat. Dalam konteks Maluku Tenggara yang majemuk, nilai toleransi dan persaudaraan dinilai menjadi fondasi penting untuk menjaga kehidupan sosial tetap damai.
Ia juga menekankan pentingnya kaderisasi yang tidak hanya berfokus pada kemampuan intelektual, tetapi juga pembinaan spiritual. Keseimbangan keduanya dinilai menjadi ciri utama kader Nahdlatul Ulama agar mampu menghadapi tantangan sosial, kebangsaan, dan kehidupan masyarakat secara bijaksana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....