Penguatan Karakter dan Transformasi Pendidikan di Kepulauan Kei

  • 30 Apr 2026 16:30 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Berbagai program strategis dijalankan dinas teknis di Kepulauan Kei untuk mendukung penguatan karakter dan transformasi pendidikan yang berkualitas. Hal ini selaras dengan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) untuk membentuk generasi cerdas dan berintegritas sesuai nilai Pancasila.

Fokus utama dari program tersebut mencakup relijiusitas, nasionalisme, kemandirian, hingga gotong royong. Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, Bin Raudah Arief Hanubun, dalam kesempatan Dialog Interaktif Luar Studio Evav Pagi Ini Kamis (30/4/2026) pagi di SMP Budhi Mulia Langgur mengatakan, tujuan utama dari program dimaksud adalah untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Penjabaran implementasi dari sasaran program dimaksud kata Bin Raudah, adalah melalui strategi menumbuhkembangkan rasa cinta para siswa tentang budaya, adat istiadat, yang ada di Kepulauan Kei.

“Tema ini kami angkat dalam rangka membentuk karakter anak, untuk mencintai budayanya, adat istiadatnya, kearifan lokal, yang harusnya tumbuh mulai dari pembentukan karakternya,” kata Bin Raudah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual, M. Zein Nuhuyanan mengatakan, Pemerintah Kota Tual dalam strategi penjabaran pendidikan karakter terfokus pada 2 aspek, yakni penguatan pemahaman kompetensi guru, serta melibatkan seluruh komponen atas penjabaran tersebut sesuai fungsi dan tugas masing-masing.

“Untuk Kota Tual ada pada 2 aspek, yaitu penguatan pemahaman kompetensi untuk mengimplementasikan program-program, dan melibatkan seluruh komponen untuk melaksanakannya sesuai dengan fungsi dan kewenangannya,” kata Nuhuyanan.

Penjabaran sistem pendidikan karakter di Kota Tual juga bertujuan pemerataan pendidikan melalui pendampingan intens dari guru penggerak atau guru profesional. Sasaran utama penguatan karakter menghasilkan generasi beretika, matang secara emosional, dan cerdas intelektual.

Meski dihadapkan dengan berbagai kendala, namun baik Nuhuyanan maupun Bin Raudah, sama-sama mengharapkan seluruh program dapat terlaksana secara masif dan berkelanjutan. Keduanya juga meminta dukungan semua pihak berperan aktif terutama orang tua sebagai penyangga utama, yang menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....