Antuasias Pasangan Penerima Salinan Dokumen Nikah dari Pengadilan Agama
- 23 Apr 2026 18:39 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Sejumlah pasangan penerima salinan dokumen nikah dari Pengadilan Agama dalam kegiatan penyerahan salinan nikah pada Bakti Sosial Terintegrasi Kementerian Sosial Republik Indonesia di Maluku Tenggara mengaku sangat antusias dan berterima kasih kepada penyelenggara atas kemudahan yang diberikan, baik selama proses pendataan hingga penyerahan.
Abah Uli Resubun, warga Ohoi Wain Baru Kecamatan Kei Kecil Timur, kepada rri.co.id mengatakan, selama ini banyak kendala pribadi yang mengakibatkan dirinya bersama sang istri belum menuntaskan dokumen pernikahan. Olehnya itu ia mengaku berbangga meskipun usianya telah memasuki 70 tahun dengan usia pernikahan empat puluh tahun, namun dapat mengikuti seluruh tahapan dan dipilih sebagai salah satu penerima salinan pernikahan resmi.
Ungkapan senada juga disampaikan penerima lainnya, Malija Toatubun. Ia menjelaskan, meskipun usianya dan suami masih tergolong muda dengan 5 tahun usia pernikahan, namun momentum ini telah dinantikannya sejak lama karena menurutnya, dengan memiliki dokumen resmi akan mempermudah urusan administrasi rumah tangga termasuk adminsitrasi penunjang pendidikan anak-anak kelak.
“Saya merasa bangga dan berterima kasih kepada Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah dengan adanya kegiatan sidang isbat nikah ini, karena selama ini kita tidak punya buku nikah, dengan adanya ini, urusan terkait anak-anak tidak akan susah lagi” kata Resubun.
“Senang, supaya kedepannya lebih baik, supaya urusannya bisa lebih mudah, terutama dalam pengurusan terkait anak-anak,” tambah Toatubun.

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, dalam kesempatan itu mengatakan, kelengkapan dokumen pernikahan di era saat ini sangatlah penting karena merujuk pada sistem yang terintegrasi. Olehnya itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara akan berkonsentrasi memperbaiki data pernikahan, baik bagi masyarakat yang beragama Islam, Katholki, Kristen maupun agama lainnya.
Ia berharap semua pihak dapat bersinergi dengan baik, sehingga persoalan pendataan dan pemetaan data berbasis digital dapat terealisasi demi menunjang kelancaran proses pembangunan di segala sektor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....