Bahaya Duduk Terlalu Lama Bagi Kesehatan Tubuh
- 23 Apr 2026 10:24 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Kebiasaan duduk dalam durasi yang lama kini menjadi perhatian serius di dunia kesehatan modern. Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer atau gawai tanpa menyadari bahwa tubuh manusia pada dasarnya dirancang untuk bergerak. Kondisi ini, yang sering disebut sebagai gaya hidup sedenter, terbukti meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti obesitas, diabetes tipe 2, hingga gangguan fungsi jantung.
Dilansir dari berbagai sumber, secara fisiologis, saat seseorang duduk terlalu lama, metabolisme tubuh akan melambat secara signifikan. Proses pemecahan lemak dan pengaturan gula darah menjadi tidak efisien, yang memicu penumpukan kolesterol jahat dalam pembuluh darah. Selain itu, otot-otot besar pada kaki dan punggung yang seharusnya aktif menjadi lemas, sehingga mengganggu sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan risiko penggumpalan darah atau varises.
Dampak buruknya tidak hanya menyerang organ dalam, tetapi juga struktur tulang dan otot. Postur tubuh yang statis saat duduk cenderung memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang dan cakram antar ruas tulang, yang sering kali berujung pada nyeri punggung kronis dan ketegangan leher. Dalam jangka panjang, posisi yang tidak ergonomis ini dapat mengubah kelengkungan alami tulang belakang dan melemahkan kekuatan otot inti tubuh.
Untuk meminimalisir risiko tersebut, para ahli menyarankan pentingnya melakukan jeda aktif setiap 30 hingga 60 menit. Aktivitas sederhana seperti berdiri sejenak, melakukan peregangan ringan, atau berjalan ke pantry dapat membantu mengaktifkan kembali sirkulasi darah dan otot. Mengimbangi rutinitas kerja dengan olahraga teratur serta memastikan postur duduk yang benar adalah langkah preventif yang esensial demi menjaga kualitas hidup di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....