Makna Spiritual bunyi lonceng gereja pada doa angelus katolik
- 20 Apr 2026 12:26 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur:
Dalam tradisi Gereja Katolik, lonceng yang dibunyikan pada pukul 06.00, 12.00, dan 18.00 berkaitan dengan doa yang disebut Angelus.
Angelus adalah doa untuk mengenangkan peristiwa Inkarnasi Yesus — yaitu saat Yesus Kristus menjadi manusia melalui Perawan Maria.
Mengapa dibunyikan 3 kali sehari, berikut penjelasannya:
Lonceng dibunyikan sebagai tanda atau pengingat bagi umat untuk berhenti sejenak dan berdoa:
• Pukul 06.00 (pagi) → mengawali hari bersama Tuhan
• Pukul 12.00 (siang) → mengingat Tuhan di tengah aktivitas
• Pukul 18.00 (sore) → mengakhiri hari dengan doa dan syukur
Makna spiritual bunyi lonceng dalam doa angelus:
• Mengajak umat untuk menguduskan waktu sepanjang hari
• Mengingat kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari
• Menyatukan umat dalam doa, walaupun berada di tempat berbeda
Di beberapa tempat, lonceng juga dibunyikan dengan pola tertentu (misalnya 3 kali ketukan, jeda, lalu diulang) sesuai bagian doa Angelus.
Demikian makna bunyi lonceng doa angelus dalam tradisi katolik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....